AS Berencana Jual Onderdil Senjata ke Taiwan, China Protes

Kompas.com - 25/09/2018, 17:59 WIB
Bendera Taiwan. THINKSTOCKPHOTOSBendera Taiwan.

BEIJING, KOMPAS.com - China mengungkapkan kekecewaan besar setelah Amerika Serikat ( AS) berencana menjual suku cadang untuk persenjataan Taiwan.

Dalam laporan AFP Selasa (25/9/2018), kontrak penjualan AS-Taiwan itu bernilai 330 juta dollar AS, atau sekitar Rp 4,9 triliun.

Kementerian Luar Negeri AS menyatakan, Washington bakal mengirimkan sejumlah onderdil untuk jet tempur F-16 maupun pesawat kargo C-130.

Baca juga: AS Tarik Diplomatnya dari Tiga Negara yang Putus Hubungan dengan Taiwan


Kongres punya waktu 30 hari untuk membatalkan kontrak tersebut. Namun, hak veto itu nampaknya tak bakal diambil mengingat Taiwan adalah salah satu sekutu penting di kawasan.

Meski mengakui diplomatik ke Beijing pada 1979, Negeri "Paman Sam" tetap menganggap Taiwan sebagai sekutu tak resmi, dan menjadi pemasok kebutuhan militer mereka.

Penjualan itu disikapi juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang. Dia berkata Beijing menolak dengan keras kontrak tersebut.

Dalam konferensi pers, Geng menjelaskan keputusan AS mengirim onderdil telah melanggar peraturan internasional, dan mengganggu relasi dua negara.

Geng menyatakan, China telah mengirim nota protes atas kabar penjualan suku cadang senjata itu, dan mendesak AS membatalkannya.

"Kami juga menghendaki AS berhenti berhubungan secara militer dengan Taiwan karena bisa mengganggu kerja sama dua negara dalam menciptakan kawasan yang stabil dan damai," tutur Geng.

Negeri "Panda" masih menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya yang cepat atau lambat harus kembali kepada mereka.

Hubungan China-Taiwan memanas sejak Presiden Tsai Ing-wen menjabat di 2016. Tsai dikenal sebagai tokoh yang menolak penyatuan kembali Taiwan ke China.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X