Teror Jarum pada Buah, Swalayan Singapura Stop Impor Stroberi Australia

Kompas.com - 25/09/2018, 15:39 WIB
Ilustrasi stroberi dalam kotak plastik. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi stroberi dalam kotak plastik.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Perusahaan swalayan besar di Singapura, NTUC FairPrice, memilih untuk menghentikan impor buah stroberi asal Australia pada Senin (24/9/2018).

Keputusan itu diambil menyusul lebih dari 100 laporan mengenai temuan jarum pada buah stroberi di Australia yang menyebabkan kekhawatiran nasional.

Kepada Channel News Asia, juru bicara NTUC FairPrice mengatakan buah impor memang masih tersedia, namun tidak akan dipasok lagi ketika sudah terjual seluruhnya.

Baca juga: Buah Stroberi Berjarum Australia Mulai Ditemukan di Selandia Baru


"Walau otoritas belum meminta untuk menarik produk dari Australia, kami memutuskan menghentikan impor stroberi dari Australia mulai hari ini, sebagai langkah pencegahan," katanya.

Penjualan stroberi di Singapura telah menurun 10 persen sejak kasus temuan jarum muncul di "Negeri Kanguru".

Swalayan lainnya, Sheng Siong, meminta pemasok menggunakan alat detektor logam untuk memeriksa semua bakul buah stroberi.

Jarum jahit ditemukan pada buah stroberi di Australia. (Facebook/Joshua Gane via ABC) Jarum jahit ditemukan pada buah stroberi di Australia. (Facebook/Joshua Gane via ABC)
Straits Times mewartakan, Otoritas Pangan dan Hewan (AVA) Singapura masih memantau situasi secara dekat dan terus berhubungan dengan otoritas Australia.

"Sejak 19 September, eksportir diminta untuk memberikan jaminan produk ekspor mereka bebas dari kontaminan logam agar izin ekspor disetujui," demikian pernyataan AVA.

Pendeteksi logam dan X-ray akan dimanfaatkan untuk memeriksa seluruh buah-buahan yang masuk ke Singapura dari Australia.

Selain Singapura, Selandia Baru juga mengimpor buah stroberi dari Australia.

Namun, telah terkonfirmasi adanya laporan tentang temuan jarum pada buah stroberi asal Australia Barat yang masih terbungkus rapat di sebuah swalayan besar di Auckland pada Minggu (23/9/2018).

Baca juga: Setelah Stroberi, Teror Jarum di Australia Ditemukan pada Mangga

Sebagai langkah antisipasi, seluruh buah stroberi merek Choice yang ada di jaringan supermarket Countdown di Selandia Baru telah ditarik dari rak penjualan.

Induk perusahaan Countdown, Woolworths, di Australia memilih untuk menarik jarum dari seluruh toko offline dan online.

Sementara kepolisian masih memburu pelaku pertama dari kejahatan ini di tengah banyaknya pelaku yang meniru untuk tujuan usil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X