Kompas.com - 25/09/2018, 14:07 WIB

LONDON, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menuturkan bakal memperkuat sektor administrasi negara dan meningkatkan posisi fiskal mereka.

Penryataan itu disampaikan Mahathir di hadapan 200 orang Malaysia ketika berkunjung ke London, Inggris, dilansir The Star Selasa (25/9/2018).

Baca juga: Mahathir Sebut Koruptor Harus Dipenjara, tapi Tidak Seumur Hidup

Dia menyebut kerusakan baik di sektor finansial maupun administrasi yang dilakukan pemerintahan sebelumnya nyaris membuat Malaysia "hancur".

"Kita bakal menjadi bangsa yang tidak mempunyai kuasa di negara sendiri, dan dijajah oleh negara lain," kata PM berusia 93 tahun itu.

Mahathir mencontohkan korupsi yang mengakar mulai dari pejabat tinggi hingga pejabat rendah, serta birokrasi yang begitu parah.

Dia melihat banyak staf pemerintah cenderung bergerak berdasar permintaan koalisi Barisan Nasional yang berkuasa hampir enam dekade sebelum digulingkan Pakatan Harapan.

"Loyalitas mereka tidak hanya kepada negara namun juga partai yang berkuasa. Padahal, mereka seharusnya netral," keluh PM yang berkuasa di 1981-2003 tersebut.

Belum lagi membahas utang. Mahathir menjelaskan sangat penting bagi pemerintahannya untuk membayar meski harus menjual aset.

Mahathir pernah mengatakan utang yang harus dihadapi Malaysia sekitar 1 triliun ringgit, atau sekitar Rp 3.604 triliun.

Dia mengatakan anggaran mereka berada dalam posisi defisit karena mereka tak punya cukup pendapatan untuk membayar kewajiban.

"Kami tak punya uang membayar utang. Bahkan kami kehilangan dana pinjaman yang tidak jelas ke mana perginya," ujar Mahathir.

Menurut dia, orang-orang mulai berpindah haluan dari Barisan Nasional karena koalisi tersebut tidak fokus pada pembangunan dan kesejahteraan.

Orang-orang, jelas Mahathir, memilih mendukung Pakatan karena mereka sedih dengan tingginya biaya hidup di Negeri "Jiran".

Baca juga: Setelah 15 Tahun, Mahathir Mohamad Bakal Kembali ke Panggung Dunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.