Hong Kong Larang Keberadaan Partai Politik Pro-Kemerdekaan

Kompas.com - 25/09/2018, 09:45 WIB
Bendera Hong Kong dan China terlihat dikibarkan di luar stasiun kereta West Kowloon. (AFP/Anthony Wallace) Bendera Hong Kong dan China terlihat dikibarkan di luar stasiun kereta West Kowloon. (AFP/Anthony Wallace)

HONG KONG, KOMPAS.com - Otoritas di Hong Kong pada Senin (24/9/2018) mengambil kebijakan yang belum pernah dilakukan sebelumnya, yaitu melarang keberadaan partai politik pro-kemerdekaan.

Ini merupakan larangan pertama terhadap partai politik sejak kota tersebut dikembalikan kepada China oleh Inggris pada 21 tahun lalu.

Ancaman keamanan nasional menjadi alasan utama diterbitkannya kebijakan itu.

Baca juga: Kereta Peluru Segera Beroperasi Hubungkan Hong Kong dan China

Diwartakan AFP, Menteri Keamanan Hong Kong John Lee mengatakan telah menyetujui permintaan polisi untuk melarang Partai Nasional Hong Kong (HKNP).

"Demi keamanan nasional, keamanan publik, ketertiban umum, perlindungan hak dan kebebasan orang lain," katanya.

HKNP merupakan organisasi kecil dengan belasan orang menjadi anggota inti.

Lee mengatakan, partai tersebut memiliki agenda yang sangat jelas mencapai Hong Kong sebagai republik yang merdeka. Menurut dia, hal itu bertentangan dengan konstitusi kota Undang-undang Dasar.

Dia menyebut, partai itu telah berusaha menyusup ke sekolah dan menyebarkan kebencian dan diskriminasi terhadap warga China daratan di Hong Kong.

Pemimpin HKPN Andy Chan belum berkomentar tentang keputusan yang diambil otoritas Hong Kong.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Inggris menyampaikan dalam sebuah pernyataan tentah keprihatinan atas langkah tersebut.

"Inggris tidak mendukung kemerdekaan Hong Kong, tapi otonomi tinggi Hong Kong, hak, dan kebebasan merupakan pusat dari keberlangsungan kehidupan, serta penting bahwa mereka sepenuhnya harus dihormati," demikian pernyataan itu berbunyi.

Baca juga: Usai Tewaskan 30 Orang di Filipina, Siklon Tropis Mangkhut Mengoyak Hong Kong

Figur pro-kemerdekaan Hong Kong, termasuk Chan, tidak diperbolehkan untuk mengikuti pemilihan legislatif.

Aktivis Edward Leung bahkan dijatuhi hukuman 6 tahun penjara pada Juni lalu atas dakwaan menyebabkan kerusuhan setelah bentrok dengan polisi pada 2016.

HKNP telah kehilangan momentum selama dua tahun terakhir karena pemerintah berusaha untuk memberangus sentimen pro-kemerdekaan. Namun, partai itu kembali menjadi berita utama karena polisi mengajukan pelarangan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X