Kompas.com - 24/09/2018, 22:06 WIB

RIYADH, KOMPAS.com - Koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi akan membuka pintu bagi bantuan kemanusiaan di dua wilayah penting yang dikuasai pemberontak di Yaman.

Berkoordinasi dengan PBB, koalisi bakal membangun koridor bantuan kemanusiaan di kota Hodeida dan Sanaa.

"Koalisi bekerja dengan badan kemanusiaan PBB, OCHA, di yaman, untuk membangun koridor kemanusiaan yang aman untuk membantu pengiriman bantuan antara Hodeida dan Sanaa," kata juru bicara koalisi Saudi, Turki al-Maliki.

Baca juga: Anak-anak di Konflik Yaman: Menjerit Setiap Dengar Deru Jet Tempur

AFP mewartakan, koalisi akan membuka tiga koridor yang berbeda antara kota-kota tersebut sehingga transportasi bagi bantuan kemanusiaan dapat beroperasi pukul 06.00 pagi hingga 18.00 setiap hari.

Saudi dan Uni Emirat Arab memimpin pasukan koalisi yang memerangi pemberontak di Yaman telah meluncurkan serangan terbaru terhadap Hodeida.

Serangan tersebut menimbulkan kekhawatiran akan krisis kemanusiaan yang mendalam.

Pemberontak Houthi yang terkait dengan Iran berhasil merebut Hodeida dan Sanaa pada 2014. Mereka memaksa Presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi melarikan diri ke selatan.

Pelabuhan Hodeida merupakan jalur vital untuk pengiriman bantuan ke Yaman, yang merupakan negara paling miskin di dunia Arab.

Gulf News mencatat, Hodeida menjadi strategis karena banyak produk impor dan kebutuhan sehari-hari yang memasuki Yaman dari pelabuhan di kota tersebut.

PBB telah memperingatkan, setiap pertempuran besar dapat menghentikan distribusi makanan kepada hingga 8 juta warga Yaman yang bergantung pada bantuan untuk bertahan hidup.

Baca juga: Saudara Raja Salman Kritik Peran Kerajaan Saudi dalam Perang di Yaman

Pasukan Saudi dan sekutunya menuding Houthi mengambil keuntungan atas kendali mereka di pelabuhan Hodeida untuk mendapatkan senjata.

Kelompok tersebut juga menyita bantuan yang ditujukan bagi rakyat Yaman untuk mempertahankan aksi perang.

Koalisi Saudi selama ini menargetkan kelompok ekstremis lainnya di Yaman, termasuk Al Qaida.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP,Gulf News
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.