Trump Ingin Segera Gelar Pertemuan Kedua dengan Kim Jong Un

Kompas.com - 24/09/2018, 21:27 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) berjalan bersama Presiden AS Donald Trump pada pertemuan bersejarah antara AS-Korea Utara, di Hotel Capella di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6/2018). Pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya bagi pemimpin kedua negara dan menjadi momentum negosiasi untuk mengakhiri kebuntuan permasalahan nuklir yang telah terjadi puluhan tahun. AFP PHOTO/SAUL LOEBPemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) berjalan bersama Presiden AS Donald Trump pada pertemuan bersejarah antara AS-Korea Utara, di Hotel Capella di Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6/2018). Pertemuan ini merupakan yang pertama kalinya bagi pemimpin kedua negara dan menjadi momentum negosiasi untuk mengakhiri kebuntuan permasalahan nuklir yang telah terjadi puluhan tahun.

NEW YORK CITY, KOMPAS.com - Tiba di markas PBB di New York, Amerika Serikat pada Senin (24/9/2018) pagi, Presiden Donald Trump mengaku akan bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong Un segera.

"Sepertinya kami akan bertemu untuk kedua kalinya segera," katanya, seperti diwartakan CNN.

"Kim Jong Un menulis surat, sebuah surat yang indah, dan dia menawarkan saya untuk pertemuan kedua dan kami akan melakukan itu," ucapnya.

Baca juga: Percepat Denuklirisasi, Kim Jong Un Ingin Kembali Bertemu Trump


Trump mengatakan, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo akan menyusun acara tersebut dalam waktu dekat.

Berbeda dengan setahun lalu, Trump kala itu mengejutkan Majelis Umum PBB yang mengancam akan menghancurkan sepenuhnya negara pimpinan Kim Jong Un.

Dia bahkan mengejek Kim dengan sebutan "manusia roket".

Namun, setelah itu, dia menilai diplomasinya dengan Korea Utara merupakan kunci sukses diplomatik. Dia bahkan mengklaim risiko konflik telah surut.

"Kemajuan luar biasa di Korea Utara," katanya kepada wartawan.

"Saat itu adalah waktu yang sangat berbahaya. Satu tahun kemudian, waktu tentu jauh berbeda," imbuh Trump.

Seperti diketahui, Gedung Putih pada 10 September lalu mengumumkan telah menerima surat dari Kim Jong Un. Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders menyebut surat itu bernada hangat dan positif.

Baca juga: Trump Puji Rencana Kim Jong Un Tutup Fasilitas Rudal Balistiknya

"Tujuan utama surat itu adalah untuk menjadwalkan pertemuan lain dengan presiden. Kami terbuka dan sudah dalam proses koordinasi," ucapnya.

Sanders menambahkan, surat tersebut merupakan bukti kemajuan lebih lanjut mengenai hubungan AS dan Korea Utara.

Trump dan Kim telah menggelar pertemuan bersejarah pertama di Singapura pada Juni 2018. Namun, belum diketahui kapan pertemuan jilid II akan digelar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk 'Person of the Year' Versi TIME

Aktivis Perubahan Iklim Greta Thunberg Masuk "Person of the Year" Versi TIME

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak 'Panas' di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

[POPULER INTERNASIONAL] Baku Tembak "Panas" di New Jersey | 2 Pasal Pemakzulan Trump Dirilis

Internasional
Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Pelaku Baku Tembak New Jersey Sengaja Targetkan Supermarket Yahudi

Internasional
Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Melawan Saat Diperkosa, Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Tanggapi Isu Pemakzulan, Trump Digambarkan Tim Kampanye sebagai Thanos

Internasional
Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Di Pengadilan PBB, Aung San Suu Kyi Bantah Myanmar Lakukan Genosida atas Rohingya

Internasional
Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Mahathir Siratkan Serahkan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim Setelah KTT APEC 2020

Internasional
Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Dua Pasal Pemakzulan Trump Resmi Dirilis, Apa Isinya?

Internasional
Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Kisah Azura Luna, WNI asal Kediri yang Disebut Lakukan Penipuan di Hong Kong

Internasional
Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Hadir di Sidang PBB, Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar soal Tuduhan Genosida Rohingya

Internasional
Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Buntut Penembakan Pangkalan AL Pensacola, AS Tangguhkan Pelatihan bagi Militer Arab Saudi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X