Dihantam Badai, Pelaut India Hanyut 3.500 Kilometer di Samudera Hindia

Kompas.com - 24/09/2018, 20:31 WIB
Pelaut India Abhilash Tomy berpose di perahunya Thuriya di pelabuhan Les Sables dOlonne pada 29 Juni lalu menjelang lomba layar solo keliling dunia Golden Globe Race. AFP/DAMIEN MEYERPelaut India Abhilash Tomy berpose di perahunya Thuriya di pelabuhan Les Sables dOlonne pada 29 Juni lalu menjelang lomba layar solo keliling dunia Golden Globe Race.
|

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang pelaut India yang hanyut ribuan kilometer dari daratan dan mengalami cedera parah di punggung diselamatkan dari perahunya yang hancur, Senin (24/9/2018).

Abhilash Tomy, peserta lomba layar keliling dunia Golden Globe, mengalami cedera setelah perahu layarnya rusak berat dihantam badai di Samudera Hindia, Jumat pekan lalu.

Alhasil, Abhilash dan perahunya hanyut sejauh 3.500 kilometer dari pesisir Australia Barat.

Saat ditemukan, perwira AL berusia 39 tahun itu berada di kamarnya dan tak bisa bergerak sama sekali.

Baca juga: Pria Meksiko Mengaku 16 Bulan Hanyut di Laut

Meski demikian, pemerintah India dan Australia mengatakan, saat ditemua kapal patroli Perancis yang terlibat dalam misi pencarian itu, Abhilash dalam kondisi stabil.

"Sungguh melegakan mengetahui perwira AL @abhilashtomy diselamatkan kapal Perancis. Dia dalam kondisi sadar dan baik," kata Menteri Pertahanan India Nirmala Sitharaman lewat akun Twitter-nya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapal Perancis, Osiris menemukan kapal layar milik Abhilash pada pukul 05.30 GMT setelah pesawat Poseidon milik Australia dan India melihiatnya dari udara.

Sementara itu, Otorita Keselamatan Maritim Australia (AMSA) mengatakan, Abhilash dibawa ke sebuah pulau di Samudera Hindia, Ile Amsterdam, untuk mendapatkan perawatan medis.

"Sebuah kapal AL India nanti akan menjemput Abhilash untuk dibawa ke Mauritius," tambah Sitharaman.

Sebelumnya, tim pencari tak bisa menghubungi Abhilash setelah telepon satelitnya rusak.
Selain itu, cedera punggungnya membuat Abhilash tak bisa bergerak untuk mengambil telepon kedua atau radio VHF di kapal tersebut.

Halaman:


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X