Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/09/2018, 15:36 WIB

TORONTO, KOMPAS.com - Sebuah perusahaan di Kanada membuka lowongan pekerjaan sebagai pengetes sampel ganja dari produsen berlisensi.

Perusahaan bernama AHLOT, yang berbasis di Toronto, itu tengah mencari orang-orang yang ahli menilai ganja untuk kemudian diajak bergabung dan menjadi bagian dari Komite Kurasi Ganja perusahaan.

Melansir dari Metro.co.uk, Komite tersebut nantinya bertugas untuk mencoba beberapa jenis dan turunan dari daun ganja yang akan digunakan oleh dalam membuat paket sampel dari koleksi rokok ganja produksi perusahaan.

Perusahaan tersebut membuka lima posisi sebagai tester ganja dengan gaji 50 dolar AS (lebih dari Rp 700.000) per jam, serta bonus hingga 200 dolar (sekitar Rp 2,9 juta) per bulan untuk yang bekerja 16 jam.

Baca juga: Coca-Cola Tertarik Kembangkan Minuman Kesehatan Pakai Senyawa Ganja

Selain memahami tentang ganja, pengetes juga wajib aktif menggunakan sosial media, karena mereka juga diharapkan membawakan video dan acara perusahaan, serta mengunggah di akun sosial media perusahaan.

Secara resmi, ganja akan menjadi legal di Kanada pada 17 Oktober mendatang. Tanggal tersebut juga menjadi batas akhir pelamar untuk posisi pengetes ganja perusahaan.

Namun belum diatur apakah warga Kanada akan dapat merokok ganja di tempat umum atau hanya diperbolehkan di tempat tinggal pribadi.

Selain itu, belum ada keputusan untuk orang-orang yang telah terlanjur dipenjara terkait pelanggaran penggunaan ganja.

Di Inggris, ganja telah dilegalkan pada bulan Juli tahun ini untuk tujuan pengobatan, menyusul sejumlah kampanye yang mengusung manfaat nilai terapeutik dari ganja.

Bukti klinis dan anekdotal, yang ditambahkan dengan panduan dari Dewan Penasihat Penyalahgunaan Obat menunjukkan bahwa mariyuana dapat bermanfaat bagi penderita epilepsi, kanker, sklerosis bertingkat dan kondisi serius lainnya.

Baca juga: Jenderal Kanada Sebut Ganja Tak Berpengaruh Buruk ke Pasukan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.