Kompas.com - 24/09/2018, 12:20 WIB
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Konferensi Masa Depan Asia ke-24 di Tokyo, Jepang, Senin (11/6/2018). (AFP/Kazuhiro Nogi)
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Konferensi Masa Depan Asia ke-24 di Tokyo, Jepang, Senin (11/6/2018). (AFP/Kazuhiro Nogi)

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad bakal menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Dilansir Straits Times Senin (24/9/2018), Mahathir bakal memberikan pidato dalam sesi debat umum yang bakal berlangsung Jumat (28/9/2018).

Kedatangan PM 93 tahun itu ke PBB merupakan yang pertama sejak dia kembali ke panggung politik pasca-pensiun di 2003.

Baca juga: Mahathir Mohamad: Malaysia Tak Bisa Menerima Kultur LGBT

Terakhir Mahathir hadir di sidang umum PBB pada 25 September 2003, sebulan sebelum dia mengumumkan mundur di 31 Oktober.

Ketika berpidato di 2003 dikutip Asia One, Mahathir menentang hegemoni yang dilakukan negara kaya melalui pemaksaan ke negara kecil.

Saat itu, dia menekankan perlunya PBB melakukan restrukturisasi. Dalam pandangannya, dunia telah kehilangan jalannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada sebuah pepatah Malaysia jika ada orang yang kehilangan jalannya, dia harus memulai kembali dari awal. Menurut saya, itu yang harus dilakukan," tutur Mahathir.

Menteri Luar Negeri Datuk Saifuddin Abdullah dalam konferensi pers menuturkan, dalam sidang umum PBB, Mahathir datang sebagai PM dari koalisi Pakatan Harapan, bukan Barisan Nasional.

Mahathir bakal menjelaskan sikap dan kebijakan luar negeri Pakatan Harapan. Kawasan Asia Tenggara masih menjadi prioritas utama.

Saifuddin menjelaskan, Mahathir bakal menghidupkan kembali kebijakan lamanya. Antara lain kebijakan "Look East" serta penekanan Afrika.

"Setidaknya ada dua elemen baru yang bakal disisipkan PM. Yakni hak kemanusiaan serta pembangunan tepat sasaran dan berkelanjutan," ujar Saifuddin.

Selain itu, Saifuddin menyatakan Mahathir bakal menekankan mengkritisi globalisasi, tentang perlunya hubungan seimbang dengan semua negara, termasuk adidaya.

Lebih lanjut, karena ini adalah kemunculan pertama Mahathir ke "panggung" dunia dalam 15 tahun terakhir, Saifuddin berkata banyak pemimpin negara menantikan momen bertemu dengannya.

"Karena beliau termasuk pemimpin yang vokal dan aktif, banyak kepala negara lain ingin melihat isu apa yang dibawa dalam pidatonya," bebernya.

Baca juga: Presiden Venezuela akan Minta Rp 7 Triliun pada PBB untuk Pulangkan Warganya



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.