Kala Lenin dan Hitler Bertarung dalam Pemilihan Wali Kota di Peru

Kompas.com - 21/09/2018, 21:18 WIB
Hitler Alba Sanchez, calon wali kota Yungar, Peru. MirrorHitler Alba Sanchez, calon wali kota Yungar, Peru.
|

LIMA, KOMPAS.com - Para pemerhati dan penggemar sejarah dunia pasti tak asing dengan nama Adolf Hitler dan Vladimir Lenin.

Hitler adalah pemimpin Nazi yang memicu Perang Dunia II di Eropa. Sementara, Lenin adalah sosok yang berjasa membentuk sebuah negara besar bernama Uni Soviet.

Keduamnya memang sudah lama meninggal dunia. Namun, dalam pemilihan wali kota di Peru, Amerika Selatan, kedua tokoh sejarah ini saling berhadapan.

Baca juga: Politisi India Muncul Pakai Seragam dan Kumis Hitler di Parlemen

Hitler Alba Sanchez, yang sebelumnya menjabat wali kota Yungar, Peru dari 2011-2014, menjadi kandidat dari Partai "We Are Peru".

Menyandang nama sang diktator Jerman, maka sang kandidat tak menyia-nyiakan nama itu menjadi slogan kampanyenya.

"Saya Hitler yang baik!" demikian slogan sang kandidat.

Namun, untuk kembali menjadi wali kota, Hitler harus mengalahkan sesama "diktator" yaitu Lenin Vladimir Rodriguez Valverde.

Hitler Sanchez mengklaim, ayahnya sama sekali tak mengetahui soal sang diktator Jerman dan memberinya nama itu hanya karena terdengar "asing".

Dia menambahkan, pernah beberapa kali mempertimbangkan untuk mengganti nama tetapi akhirnya dia memutuskan untuk menghormati nama pemberian ayahnya itu.

Hitler melanjutkan, dia sama sekali tidak mengetahui dan mengenal lawannya Lenin Vladimir rodriguez Valverde.

Dia menduga nama itu sengaja dipilih para lawan politiknya untuk menciptakan kontroversi.

"Kami selalu melakukan hal baik. Warga mengenal kami. Dan kini kami menghadapi pertarungan politik antara Hitler dan Lenin," kata Hitler.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Kembalinya Lenin dari Pengasingan

Hitler dari Peru ini mengklaim sama sekali tidak menyetujui ide-ide Nazi meski tidak menutupi ketertarikannya terhadap kebudayaan Jerman.

Kini tinggal ditunggu siapa di antara Hitler dan Lenin Peru ini yang akan memenangkan pemilihan wali kota.



Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X