Pesawat Rusia Ditembak Suriah, Presiden Assad Salahkan Israel

Kompas.com - 21/09/2018, 17:47 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) bertemu dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad di Sochi, Rusia, Kamis (17/5/2018). AFP / MIKHAIL KLIMENTYEV / SPUTNIKPresiden Rusia Vladimir Putin (kiri) bertemu dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad di Sochi, Rusia, Kamis (17/5/2018).

DAMASKUS, KOMPAS.com - Presiden Suriah bashar al-Assad sebut Israel bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat intai Rusia Ilyushin Il-20 di Laut Mediterania.

Pesawat tersebut jatuh Senin malam (18/9/2018) waktu setempat ketika tengah kembali ke Pangkalan Udara Khmeimim bersama 15 orang pasukan.

Menurut penuturan seorang pejabat Amerika Serikat (AS), pesawat buatan Uni Soviet itu jatuh karena ditembak sistem rudal S-200 Rusia.

Baca juga: Pesawat Militer Rusia Hilang dari Radar di Perairan Suriah

Dalam pernyataan Rusia, Il-20 ditembak karena jet tempur F-16 Israel berada di dekat pesawat itu, dan menjadikannya sebagai pelindung.

Empat jet F-16 Israel itu menargetkan Provinsi Latakia yang diduga sebagai depot senjata dan amunisi kelompok penyokong Suriah, Hezbollah.

Dilansir Newsweek Kamis (20/9/2018), dalam surat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, Assad berkata dia dan rakyat Suriah menyampaikan dukacita atas jatuhnya pesawat itu.

"Insiden tak menyenangkan ini merupakan hasil arogansi dan sikap antagonis Israel yang selalu menggunakan cara rendah untuk menggempur kawasan kami," kata Assad.

Presiden yang berkuasa sejak 2000 itu meyakini, tragedi itu tak akan menurunkan upaya kedua negara untuk mengenyahkan terorisme.

Adapun Putin memilih untuk tidak menyalahkan Tel Aviv dengan menyebut jatuhnya Il-20 merupakan kecelakaan yang sangat tragis.

Namun, dia memperingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk tidak melaksanakan serangan udara ke Suriah di masa depan.

"Segala operasi yang dilakukan Angkatan Udara Israel merupakan bentuk pelanggaran terhadap kedaulatan Suriah," kata Putin dalam percakapan telepon dengan Netanyahu, seperti diungkapkan Kremlin.

Israel dalam keterangan resmi memberikan ucapan belasungkawa, dan menyebut Damaskus-lah yang seharusnya bertanggung jawab.

Kepala AU Israel Mayjen Amikam Norkin terbang ke Moskwa untuk menyerahkan data yang berhubungan dengan insiden tersebut.

Sejak mengintervensi Suriah di 2015, Kementerian Pertahanan Rusia menyajikan laporan telah mengerahkan sekitar 63.012 serdadunya.

Baca juga: Pesawat Rusia yang Hilang dari Radar Tak Sengaja Ditembak Suriah

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Newsweek
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara 'Online'

Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara "Online"

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X