Hari Ini dalam Sejarah: Pesawat Pengebom Terbesar Diuji Coba

Kompas.com - 21/09/2018, 12:51 WIB
Pesawat B-29 SuperfortressWikipedia Pesawat B-29 Superfortress

KOMPAS.com - Hari Ini 76 tahun yang lalu, tepatnya pada 21 September 1942, Amerika Serikat melakukan uji coba perdana pesawat Boeing B-29 Superfortress di Seattle, Washington, Amerika Serikat.

B-29 Superfortress merupakan pesawat pengebom terbesar yang penah digunakan dalam perang. Pesawat jenis ini juga yang akhirnya membumihanguskan Hiroshima dan Nagasaki di Jepang.

Pengeboman Hiroshima dan Nagasaki tercatat sebagai penggunaan pertama bom atom dalam peperangan.

Tragedi yang dihadirkan dua pesawat itu, Enola Gay dan Bock's Car, juga menghadirkan catatan kelam dalam sejarah manusia.

Tahap uji coba

Pada 1939, seorang jenderal Amerika Serikat, Hap Arnold, merasakan ketakutan saat dominasi Nazi Jerman mulai mengganggu dan meneror masyarakat Eropa. Apalagi, terdengar kabar Jerman akan menyerang Amerika Serikat (AS).

Hap Arnold berencana untuk membuat pesawat pengangkut dengan kecepatan di atas rata-rata dengan jarak penerbangan lebih jauh dan lebih tinggi dari pesawat lainnya. Selain itu, bisa membawa bom dalam jumlah banyak.

Rencana tersebut akhirnya mendapat tanggapan positif dari Pemerintah AS pada 1940 untuk segera merancang sebuah pesawat dengan fasilitas dan fitur tersebut.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: AS Resmi Terlibat dalam Perang Dunia I

Setelah menjalani proses panjang dalam pembuatannya, pada 21 September 1942, B-29 Superfortress diuji coba kali pertama dari Washington dan terbang melewati beberapa tempat di Benua Amerika.

Pesawat ini mampu terbang dengan ketinggian 30.000-40.000 kaki, dilengkapi dengan dua area awak pilot yang terletak di depan dan belakang.

Pesawat ini juga dilengkapi dengan renjata yang bisa diluncurkan melalui remote control di dalamnya. Senjata diarahkan secara elektronik dari hidung, ekor, dan pertengahan badan pesawat.

Sistem senjata juga menggunakan lima komputer analog untuk membantu kru mengendalikan kecepatan udara, gravitasi, suhu dan kelembaban.

Badan pesawat dirancang dengan menggunakan bentuk silinder untuk menangani tekanan udara. B-29 memiliki "Central Fire System" yang termasuk dua turret yang dikendalikan dengan senapan mesin kaliber 50.

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Internasional
Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Internasional
Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Internasional
Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Internasional
Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Internasional
Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Internasional
Kisah Peluncuran 'Discovery STS-51G', Bawa Astronot Muslim Pertama

Kisah Peluncuran "Discovery STS-51G", Bawa Astronot Muslim Pertama

Internasional
Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Internasional
Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Internasional
Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Internasional
Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam 'Halal' di Hari Pembukaannya

Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam "Halal" di Hari Pembukaannya

Internasional
Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Internasional
Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Internasional
Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Internasional
Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Internasional

Close Ads X