Kompas.com - 21/09/2018, 10:03 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersama istrinya Ri Sol Ju (sisi kiri), berpose dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Ibu Negara Kim Jung-sook di Gunung Paektu Kamis (20/9/2018) setelah pertemuan. AFP/Pyeongyang Press CorpsPemimpin Korea Utara Kim Jong Un bersama istrinya Ri Sol Ju (sisi kiri), berpose dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan Ibu Negara Kim Jung-sook di Gunung Paektu Kamis (20/9/2018) setelah pertemuan.

SEOUL, KOMPAS.com - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in berkunjung selama tiga hari di Pyongyang, Korea Utara, yang berakhir pada Kamis (20/9/2018).

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tak akan membiarkan tamu istimewanya itu pulang dengan tangan kosong.

Melansir The Korea Times, Kim Jong Un mengirimkan dua ton jamur pinus khas Korea Utara yang mahal sebagai hadiah untuk Moon Jae-in.

Sebelum Moon pulang ke negaranya, sekretaris pers kepresidenan Korea Selatan Yoon Young-chan mengatakan, Kim telah mengirim dua ton jamur pinus yang dikenal dengan sebutan songyi.

Baca juga: Percepat Denuklirisasi, Kim Jong Un Ingin Kembali Bertemu Trump

Dua ton jamur itu tiba di Pangkalan Udara Seoul di Seongnam dengan diangkut pesawat kargo pada pukul 05.36 waktu setempat.

"Semua jamur akan didistribusikan kepada keluarga Korea Selatan yang terpisah dengan anggotanya di Korea Utara dan masih merasakan duka pada hari mereka," demikian pernyataan dari Yoon.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jamur pinus khas Korea Utara atau biasa disebut songyi. (The Korea Times) Jamur pinus khas Korea Utara atau biasa disebut songyi. (The Korea Times)
Moon dilaporkan lebih memilih untuk membagikan jamur-jamur asal Korea Utara kepada 4.000 anggota keluarga.

"Secara khusus, warga senior akan menjadi prioritas di antar 4.000 orang, dan mereka akan mendapat masing-masing sekitar 500 gram sebelum Chuseok," ucap Yoon, seperti dikutip dari Newsweek.

Chuseok adalah hari libur nasional selama tiga hari untuk merayakan ucapan syukur atas keberhasilan panen, yang dimulai pada Minggu (23/9/2018).

Pada 2000, pemimpin Korea Utara saat itu, Kim Jong Il, juga pernah mengirimkan tiga ton jamur pinus liar ke Korea Utara sebagai balasan atas hadiah yang diberikan Presiden Kim Dae-jung saat berkunjung ke negara tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.