Penembakan di Maryland, Pelaku Bunuh Diri Setelah Tewaskan 3 Orang

Kompas.com - 21/09/2018, 08:24 WIB
Polisi memblokade pintu masuk ke Pusat Distribusi Ride Aid, lokasi terjadinya penembakan yang menewaskan tiga orang. Pelaku kemudian bunuh diri. Insiden ini terjadi pada Kamis (20/9/2018) di Aberdeen, Maryland, Amerika Serikat. (AFP/Mark Makela) Polisi memblokade pintu masuk ke Pusat Distribusi Ride Aid, lokasi terjadinya penembakan yang menewaskan tiga orang. Pelaku kemudian bunuh diri. Insiden ini terjadi pada Kamis (20/9/2018) di Aberdeen, Maryland, Amerika Serikat. (AFP/Mark Makela)

HARFORD COUNTY, KOMPAS.com - Insiden penembakan kembali terjadi di negara bagian Maryland, Amerika Serikat.

Kali ini terjadi pada Kamis (20/9/2018) yang melibatkan seorang perempuan berusia 26 tahun. Dengan menggunakan pistol, dia melepaskan tembakan di pusat distribusi obat-obatan untuk Raid Aid.

Aksinya tersebut menyebabkan tiga orang tewas dan tiga orang terluka, sebelum akhirnya dia bunuh diri.

Baca juga: Usai Tembak Mati 5 Orang, Pria di AS Bunuh Diri

Melansir dari CNN, sumber dekat menyebutkan peremouan yang diidentifikasi bernama Snochia Moseley, merupakan seorang karyawan yang tidak puas dengan perusahaan.

Sheriff Jeffret Gahler mengatakan, perempuan itu adalah pekerja temporer. Dia bekerja seperti biasanya di sebuah fasilitas dekat Aberdeen, sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

Kemudian, dia menembaki orang-orang di luar bangunan dan di bagian gudang. Moseley tewas di rumah sakit terdekat, usai melepaskan tembakan ke kepalanya sendiri.

Namun, polisi masih menyelidiki motif penembakan yang dilakukan oleh Moseley.

Straits Times mewartakan, polisi menghabiskan beberapa jam menjelajahi bangunan seluas 19.509 meter persegi untuk menemukan kemungkinan korban lainnya.

"Doa kami menyertai semua yang terdampak, termasuk kepada responden pertama. Pemerintah negara bagian selalu siap memberi dukungan," kicau Gubernur Maryland, Larry Hogan di Twitter.

Peristiwa penembakan ini terjadi sehari setelah dua penembakan lain memenuhi pemberitaan nasional di AS.

Penembakan di kompleks perkantoran di Middleton, Winsconsin, melukai tiga orang pada Rabu (19/9/2018).

Baca juga: Lukai 4 Orang dengan Senjata Api, Pria di AS Ditembak Mati Polisi

Di hari yang sama, seorang pria bersenjata melukai empat orang di Masontown Borough Municipal Center di Pennsylvania. Pelaku tewas ditembak polisi.

Sementara itu, peristiwa penembakan juga pernah terjadi di Maryland pada Juni lalu, ketika seorang pria menyerang dan menembaki kantor surat kabar sehingga menewaskan lima orang.

Pada Maret 2018, tiga orang dilaporkan menjadi korban dalam insiden penembakan di SMA Great Mills, di Maryland.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X