Menlu AS Ingin Korut Bebas Senjata Nuklir di 2021

Kompas.com - 20/09/2018, 12:25 WIB
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kiri) dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menunjukkan deklarasi yang mereka tandatangani dalam pertemuan di Pyongyang. Kim sepakat untuk menutup situs uji coba rudalnya.via Sky News Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kiri) dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menunjukkan deklarasi yang mereka tandatangani dalam pertemuan di Pyongyang. Kim sepakat untuk menutup situs uji coba rudalnya.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menuturkan mereka siap bernegosiasi ulang dengan Korea Utara ( Korut).

Pernyataan Pompeo keluar setelah Pemimpin Korut Kim Jong Un bertemu Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in di Pyongyang.

Diwartakan BBC Kamis (20/9/2018), Pompeo mengatakan dia telah mengundang Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong Ho ke New York pekan depan.

Baca juga: Kim Jong Un Ingin Denuklirisasi Sebelum Jabatan Trump Berakhir

Setelah pertemuan Pompeo-Ri, bakal digelar juga pertemuan antara perwakilan AS dan Korut di Wina, Austria.

Dua pertemuan itu bakal menjadi langkah awal negosiasi antara Negeri "Paman Sam" dengan Pyongyang untuk memulai proses denuklirisasi.

"Pelucutan senjata nuklir itu diharap bisa selesai di Januari 2021, sesuai komitmen Pemimpin Kim, untuk membangun rezim yang damai dan stabil di Semenanjung Korea," kata Pompeo.

Kim sempat mengatakan bahwa dia bakal melaksanakan proses pelucutan nuklir sebelum masa jabatan Presiden Donald Trump berakhir.

Dalam pertemuan yang berlangsung sejak Selasa (18/9/2018), Moon berkata Kim berencana untuk menutup dua fasilitas rudal balistik utama.

Yakni situs uji coba mesin rudal di Tongchang-ri dan fasilitas peluncurannya di Dongchang-ri dengan disaksikan pengamat internasional.

Kim sebelumnya telah menghancurkan situs peluncuran rudal di Punggye-ri sebelum dia bertemu Trump di Singapura 12 Juni lalu.

Kim juga menegaskan bakal menutup situs nuklirnya di Yongbyon jika AS juga memberikan sebuah tindakan balasan.

BBC memberitakan dari citra satelit, situs Tongchang-ri yang digunakan sejak 2012 itu telah berada dalam proses penghancuran.

Komitmen itu mendapat pujian dari Trump. Presiden 72 tahun itu berujar, dia telah menerima undangan untuk melaksanakan pertemuan jilid dua.

Presiden dari Partai Republik itu berujar dia dan Kim bakal membungkam pakar yang meragukan bakal terjadi denuklirisasi.

Baca juga: Trump Puji Rencana Kim Jong Un Tutup Fasilitas Rudal Balistiknya



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

Internasional
Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Internasional
Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Internasional
Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Internasional
'Manusia Pohon' Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

"Manusia Pohon" Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

Internasional
Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Internasional
Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Internasional
Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Internasional
Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Internasional
Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Internasional
Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Internasional
China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

Internasional
Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Internasional
Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Internasional
Anggota ISIS 'Jihadi Jack' Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Anggota ISIS "Jihadi Jack" Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Internasional

Close Ads X