Kompas.com - 19/09/2018, 19:02 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. AFP/KAYHAN OZERPresiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

ANKARA, KOMPAS.com - Pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan memutuskan untuk mempermudah syarat bagi warga negara asing yang ingin memperoleh kewarganegaraan Turki.

Langkah memudahkan persyaratan itu dengan memangkas kriteria keuangan dan investasi yang wajib dipenuhi warga asing.

Menurut keputusan Presiden Erdogan yang diterbitkan dalam lembaran resmi negara, Rabu (19/9/2018), warga asing yang ingin mengajukan untuk mendapat kewarganegaraan Turki hanya perlu menyimpan dana deposit 500.000 dolar AS (sekitar Rp 7,4 miliar) di bank Turki.

Jumlah itu diturunkan dari syarat sebelumnya sebesar 3 juta dolar (sekitar Rp 44 miliar).

Sementara persyaratan modal investasi telah diturunkan dari 2 juta dolar AS (sekitar Rp 29 miliar) menjadi juga hanya 500.000 dolar AS.

Baca juga: Erdogan: Turki Tak Akan Tunduk pada Mereka yang Mengeksploitasi Dunia

Seorang individu juga dapat mendapatkan kewarganegaraan jika mereka mempekerjakan 50 orang warga Turki. Jumlah itu diturunkan dari semula 100 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Cara lain adalah dengan membeli properti senilai 250.000 dolar AS (sekitar Rp 3,7 miliar) di Turki, jumlah itu diturunkan dari semula yang mensyaratkan kepemilikan properti senilai 1 juta dolar (sekitar Rp 14,5 miliar).

Surat keputusan tentang syarat memperoleh kewarganegaraan Turki bagi warga asing itu menjadi langkah terbaru yang dikeluarkan Erdogan sebagai upaya mengangkat kembali nilai mata uang lira yang tengah terpuruk akibat sanksi tarif AS.

Sebelumnya, pekan lalu Erdogan juga telah memerintahkan agar kontrak penjualan maupun sewa properti wajib dilakukan dalam mata uang lira dan dilarang menggunakan mata uang asing.

Mata uang lira Turki telah kehilangan hampir seperempat nilainya terhadap mata uang AS pada bulan Agustus.

Namun ada kekhawatiran investor terhadap kebijakan ekonomi domestik di Turki dan Erdogan terus menentang pemberlakukan suku bunga tinggi.

Erdogan akan bertemu dengan perwakilan perusahaan Amerika di Turki. Dia mengundang sekitar 30 eksekutif senior ke istana kepresidenan di Ankara, termasuk perwakilan Microsoft dan Google.

Baca juga: Erdogan Wajibkan Transaksi Properti di Turki Gunakan Mata Uang Lira



Sumber AFP
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.