PM Australia Anggap Temuan Jarum pada Buah Stroberi seperti Terorisme

Kompas.com - 19/09/2018, 13:31 WIB
Scott Morrison terpilih sebagai perdana menteri baru Australia pada Jumat (24/8/2018). (AFP/Mark Graham) Scott Morrison terpilih sebagai perdana menteri baru Australia pada Jumat (24/8/2018). (AFP/Mark Graham)

SYDNEY, KOMPAS.com - Publik di Australia sedang digemparkan dengan aksi sabotase stroberi dengan memasukkan jarum jahit pada buah mungil berwarna merah tersebut.

Pemerintah negara tersebut menganggap serius insiden yang menebarkan ketakutan terhadap kontaminasi makanan di kalangan penduduk.

Saking seriusnya, Perdana Menteri Australia Scott Morrison bahkan menyamakan peristiwa itu sebagai "terorisme".

Dia menyerukan agar pelaku teror jarum pada buah segar dihukum seberat-beratnya.


Baca juga: Jarum Jahit pada Buah Stroberi Gemparkan Publik di Australia

Jarum jahit ditemukan pada buah stroberi di Australia. (Facebook/Joshua Gane via ABC) Jarum jahit ditemukan pada buah stroberi di Australia. (Facebook/Joshua Gane via ABC)
Morrison mendesak parlemen untuk segera menaikkan hukuman maksimum perbuatan yang mengontaminasi makanan secara disengaja, dengan hukuman penjara 10 tahun hingga 15 tahun.

"Hal seperti ini tidak bisa dibiarkan di negara ini," katanya, seperti diwartakan AFP, Rabu (19/9/2018).

Pria berusia 50 tahun itu menyebut pelaku sebagai pengecut.

Sebagai informasi, setidaknya ada 20 laporan mengenai penemuan jarum jahit atau peniti pada buah segar di seluruh Australia.

Kekhawatiran terhadap buah segar telah mendorong penarikan kembali sejumlah produk di supermarket dan toko di Selandia Baru.

Negara Kiwi itu bahkan melarang penjualan stroberi asal Australia untuk sementara waktu.

Para petani terpaksa memetik buah dan memberhentikan para pemetik buah karena permintaan pasar melambat serta harga grosir menurun.

Baca juga: Penemuan Jarum pada Buah Makin Meningkat, Polisi Australia Sulit Temukan Pelaku

"Cukup kembali membeli stroberi seperti sebelumnya, dan ambil tindakan pencegahan yang seharusnya," kata Morrison.

Pihak berwenang telah menyarankan stroberi dipotong sebelum dimakan.

Sementara itu, polisi Australia masih belum mengetahui motif di balik aksi memasukkan jarum pada buah segar. Polisi juga sedang mencari pelaku yang bertanggung jawab.

Mereka telah meminta publik untuk membantu penyelidikan dengan meningkatkan jumlah uang sebagai hadiah bagi siapa saja yang memiliki informasi guna menyelesaikan kasus ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X