Biografi Tokoh Dunia: Jimi Hendrix, Sang Gitaris Legendaris

Kompas.com - 18/09/2018, 16:15 WIB
Jimi Hendrix saat tampil dalam festival musik, Woodstock Music and Art Fair, pada 1969. ENCYCLOPEDIA BRITANNICA / BARRY Z LEVINE—HULTON ARCHIVE / GETTY IMAGESJimi Hendrix saat tampil dalam festival musik, Woodstock Music and Art Fair, pada 1969.

KOMPAS.com - Bagi penggemar musik, terutama musik rock sudah tentu akan mengenal Jimi Hendrix. Namanya telah lekat sebagai salah satu gitaris legendaris dunia dengan permainannya yang khas.

Pemilik nama asli Johnny Allen Hendrix ini lahir pada 27 November 1942 di Seattle, Washington, AS. Namanya kemudian diganti oleh kedua orangtuanya menjadi James Marshall Hendrix, yang lebih dikenal dengan Jimi Hendrix.

Dia dikenal sebagai seorang musisi, gitaris rock, penyanyi sekaligus penulis lagu.

Meskipun masa ketenarannya hanya berjalan empat tahun, namun Jimi Hendrix telah menjadi salah satu gitaris legendaris yang berpengaruh dalam sejarah musik populer.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Harry Warner, Presiden Awal Warner Bros

Jimi menjalani masa kecil yang cukup berat dengan ibunya, Lucille, yang baru berusia 17 tahun saat melahirkannya.

Sang ayah, James Allen Ross Hendrix, juga tidak mendampingi saat kelahiran Jimi karena harus menjalani wajib militer.

Semasa kecil Jimi lebih sering dirawat oleh kerabat atau kenalan ibunya. Lucille meninggal saat Jimi berusia 15 tahun. Jimi memiliki empat adik, yakni Leon, yang meninggal saat masih anak-anak, serta Joseph, Kathy dan Pamela.

Namun mereka semua diadopsi dan dibesarkan oleh orangtua angkat, sehingga tidak tinggal bersama dengan Jimi maupun kedua orangtuanya.

Mengenal Musik

Jimi mulai berkenalan dengan dunia musik saat remaja, ketika dia memungut sebuah ukulele usang dengan satu senar di kediaman seorang wanita tua.

Di tengah kehidupan keluarganya yang sulit, musik menjadi satu-satunya kebahagiaan yang dirasakan Jimi. Dia sangat menggemari musik rock dan mulai belajar memainkan gitar.

Pada pertengahan 1958, saat berusia 15 tahun, sang ayah membelikan Jimi gitar akustik pertamanya. Setahun kemudian, sang ayah kembali membelikannya sebuah gitar elektrik karena musik rock sulit dimainkan dengan gitar akustik.

Gitar elektrik pertamanya bermerk Supro Ozark, namun karena Jimi adalah seorang kidal, dia harus berlatih ekstra keras agar dapat memainkannya secara terbalik.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: JRR Tolkien, Pengarang The Lord of the Rings

Setelah mulai mahir memainkan gitar, Jimi remaja mulai mencoba tampil bersama band. Dia pun bergabung dengan sebuah band bernama Rocking Kings dan bermain pertama kalinya sebagai profesional dengan tampil di sebuah kelab.

Namun pada suatu malam seusai pertunjukan, gitar miliknya dicuri, hingga sang ayah harus membelikan gitar baru, sebuah Silvertone Danelectro berwarna merah.

Pada akhir Mei 1961, Jimi menjalani wajib militer dan menjalani latihan dengan pasukan parasut selama delapan pekan di Fort Campbell, Kentucky.

Setelah menyelesaikan masa pelatihan, dia sempat bergabung dengan satuan parasut di Divisi Udara ke-101, namun hanya bertahan selama delapan bulan.

Atasannya memutuskan untuk memulangkan Jimi yang dianggap tidak cocok dengan kehidupan militer. Jimi pun dipulangkan dari militer pada Juni 1962.

Karier Bermusik

Jimi kerap berganti-ganti grup band selama merintis karier bermusiknya.

Selama berada di militer, Jimi bertemu dengan Billy Cox, yang kemudian menjadi rekan bermusiknya pada 1963.

Keduanya bertemu kembali dan pindah ke Tennesse untuk membentuk band bernama King Kasuals.

Selain tampil bersama band-nya, Jimi juga sering menjadi pemain pengganti untuk sejumlah band lain yang tampil di kelab. Dia pun mendapat pengalaman bermusik dalam berbagai aliran, mulai dari rock, R&B, hingga blues.

Jimi juga kerap berpindah-pindah demi mengejar karier bermusiknya. Hingga pada 1964, atas rekomendasi seorang kenalannya, Jimi diajak bergabung dengan grup pendukung dari kelompok musik Isley Brothers.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Agatha Christie, Penulis Novel Detektif Terlaris

Bersama dengan Isley Brothers, Jimi mendapatkan kesempatan rekaman dan menjalani tur. Namun karena bosan bermain dalam kelompok yang sama, pada Oktober, Jimi memutuskan meninggalkan band itu.

Setelahnya, dia bergabung dengan sejumlah grup mulai dari Curtis Knight and the Squires yang beraliran R&B, Jimmy James and the Blue Flames, hingga akhirnya pada pertengahan 1966 terbentuk Jimi Hendrix Experience, yang lebih menonjolkan sang gitaris.

Jimi Hendrix pindah ke London bersama anggota band lainnya adalah Noel Redding pada bass dan Mitch Mitchell sebagai drummer, serta Chas Chandler, seorang mantan pemain bass di grup band rock Inggris, sebagai manajer.

Jimi Hendrix Experience tampil untuk pertama kalinya sebagai pembuka dalam tur penyanyi rock Johnny Hallyday di Paris pada Oktober 1966, yang langsung mendapat sambutan positif.

Band tersebut kemudian menandatangani kontrak bersama label Track Records dan kemudian melakukan rekaman untuk lagu Hey Joe dan lagu yang diciptakan Jimi Hendrix, Stone Free.

Mereka kemudian merilis album pertama yang diberi judul Are You Experienced? pada 1967 diikuti dengan album kedua Axis: Bold as Love.

Meski telah membawa Jimi Hendrix ke dalam kepopuleran, Experience tidak bertahan lama.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Bunda Teresa, Abdikan Diri Bantu Kaum Miskin

Pada Juni 1969, band tersebut tampil untuk yang terakhir kalinya dengan format anggota asli, sebelum Jimi Hendrix digantikan oleh Billy Cox.

Walau demikian, Jimi tetap membawa kepopulerannya bersama dirinya hingga disebut sebagai musisi rock paling mahal di tahun 1969.

Jimi membuat penampilan paling berkesan dalam acara festival musik Woodstock Music and Art Fair pada bulan Agustus.

Pada akhir tahun 1969, Jimi Hendrix kembali membentuk band bersama sahabatnya selama di militer, Billy Cox dan Buddy Miles sebagai drumer.

Namun band yang diberi nama Band of Gypsys ini belum sempat benar-benar tampil.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: John McCain, Veteran Perang dan Senator AS

Akhir Kehidupan

Jimi Hendrix meninggal pada 18 September 1970. Kematiannya mengejutkan banyak orang sekaligus mengundang tanda tanya akan penyebab akhir hidup sang gitaris.

Hendrix ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri di kediaman kekasihnya, Monika Dannemann, di London, Inggris.

Dannemann mengaku bersama dengan Hendrix sejak sehari sebelumnya. Mereka minum dan mengobrol hingga pagi, sebelum pergi tidur.

Namun pada tengah hari saat dia terbangun, dia menemukan Hendrix sudah tak sadarkan diri. Ambulans pun datang dan membawa Hendrix ke rumah sakit di mana dokter kemudian mengumumkan bahwa sang gitaris sudah meninggal.

Hasil pemeriksaan pasca-kematian menemukan jika Hendrix meninggal dunia karena tersedak dan sulit bernapas setelah mengonsumsi obat tidur dalam dosis tinggi.

Jenazah Hendrix kemudian dibawa ke Seattle, Washington, untuk dimakamkan di Pemakaman Greenwood berdekatan dengan makam ibunya.

Upacara pemakaman Jimi Hendrix turut dihadiri keluarga, kerabat dan rekan-rekan musisi, termasuk anggota dari grup band Experience.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: John Pemberton, Penemu Minuman Coca-Cola

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Polisi Hong Kong Kepung Universitas Setelah Bentrok Semalaman dengan Demonstran

Internasional
Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Rusia Bakal Kembalikan 3 Kapal yang Ditahan ke Ukraina

Internasional
Korea Utara Sebut Joe Biden 'Anjing Gila', Begini Reaksi Trump

Korea Utara Sebut Joe Biden "Anjing Gila", Begini Reaksi Trump

Internasional
Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Diserbu Polisi, Demonstran Hong Kong Bakar Pintu Masuk Universitas

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

[POPULER INTERNASIONAL] Media AS Soroti Pabrik Tahu di Tropodo | Penyanyi Chile Telanjang Dada sebagai Protes

Internasional
Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Siksa Anaknya yang Berusia 5 Tahun hingga Tewas, Terungkap Kecerdasan Si Ayah Rendah

Internasional
Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Media AS New York Times Soroti Pabrik Tahu di Indonesia yang Gunakan Plastik sebagai Bahan Bakar

Internasional
Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Suarakan Protes, Penyanyi Chile Ini Telanjang Dada Saat Terima Penghargaan

Internasional
Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Kapten Polisi di AS Ini Ditangkap Anggotanya Sendiri dalam Kasus Prostitusi

Internasional
Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Pria Australia Kisahkan Selamat dari Serangan Buaya Setelah Cungkil Matanya

Internasional
Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Venesia Dilanda Banjir, Karya Seni Mulai Diselamatkan

Internasional
Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Pelaku Penembakan Massal SMA AS yang Tewaskan 2 Murid Meninggal di Rumah Sakit

Internasional
Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Abaikan Ancaman Sanksi AS, Turki Bakal Beli Sistem Rudal S-400 dari Rusia

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bocah 9 Tahun Lulus Sarjana | Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Ada Bau 'Kaus Kaki Basah', Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Ada Bau "Kaus Kaki Basah", Pesawat Airbus Dikembalikan ke Perancis

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X