Coca-Cola Tertarik Kembangkan Minuman Kesehatan Pakai Senyawa Ganja

Kompas.com - 18/09/2018, 10:59 WIB
Coca-Cola www.thetimes.co.ukCoca-Cola

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Perusahaan minuman berkarbonasi The Coca-Cola Company mengonfirmasi ketertarikannya untuk mengembangkan produk dengan senyawa ganja Cannabidiol (CBD).

Sky News mewartakan Selasa (18/9/2018), juru bicara perusahaan Coca-Cola Kent Landers mengatakan, belum ada keputusan yang dibuat untuk memasuki pasar khusus itu.

Namun, dia mengakui manajemen perusahaan sedang mengamati saksama perkembangan sektor minuman kesehatan dengan kandungan CBD.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: John Pemberton, Penemu Minuman Coca-Cola


"Bersama dengan perusahaan lain dalam industru minuman, kami mengamati dengan seksama pertumbuhan pasar CBD non-psikoaktif sebagai bahan dalam minuman kesehatan di seluruh dunia," ucapnya.

"Pasar berkembang dengan cepat. Tidak ada keputusan yang dibuat saat ini," imbuhnya, seperti dikutip USA Today.

Sebelumnya, sebuah laporan menyebut manajemen Coca-Cola sedang dalam pembicaraan serius untuk mengembangkan minuman mengandung CBD dengan perusahaan asal Kanada, Cannabis Aurora.

Laporan yang diterbitkan oleh BNN Bloomberg dengan mengutip dari berbagai sumber anonim itu ditolak oleh kedua belah pigak.

Aurora yang merupakan produsen ganja disebut memang ingin memasuki industri minuman kesehatan.

Baca juga: Coke Plus Coffee, Produk Hibrida Coca-Cola Campur Kopi, Tertarik?

"Tetapi tidak membahas inisiatif pengembangan bisnis sampai semuanya selesai," kata juru bicara Aurora, Heather MacGregor.

CBD diyakini memiliki sifat anti-peradangan dan penghilang rasa sakit. Ekstrak tersebut juga sudah dapat ditemukan pada obat-obatan alternatif dan suplemen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X