Emir Qatar Beri Hadiah Pesawat Boeing 747-8 kepada Presiden Turki

Kompas.com - 17/09/2018, 21:24 WIB
Pesawat jet jumbo Boeing 747-8. AFP / STEPHEN BRASHEAR / GETTY IMAGES NORTH AMERICAPesawat jet jumbo Boeing 747-8.

ANKARA, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan telah menerima " hadiah" dari Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani sebuah pesawat jet jumbo Boeing 747-8.

Pernyataan Erdogan tersebut sekaligus membantah tuduhan dari kelompok oposisi Turki yang menyatakan pemerintah Ankara telah melakukan pembelian pesawat jet seharga 400 juta dolar AS (sekitar Rp 5,9 triliun) tersebut.

Erdogan menegaskan, pihaknya hanya menyampaikan minatnya terhadap pesawat jet jumbo itu, namun Emir Qatar bersikeras menawarkannya sebagai hadiah.

"Kami tertarik (untuk membeli). Tapi saat Emir Qatar mengetahui hal ini, dia justru memberikannya sebagai hadiah," kata Erdogan, pada Senin (17/9/2018).

"Saya tidak akan menerima uang dari Turki. Saya akan memberikan pesawat ini sebagai hadiah," lanjutnya menirukan pernyataan Sheikh Tamim.

Baca juga: Boeing 747 Pensiun, Ini 5 Pesawat Pengganti yang Diincar Maskapai

Erdogan menambahkan, pesawat jet tersebut bukan miliknya, melainkan milik Republik Turki, meski akan digunakan untuk perjalanan kepresidenan.

"Pesawat itu bukan milik saya, melainkan milik Republik Turki. Setelah tahap pengecatan rampung saya harap pesawat itu dapat segera digunakan untuk perjalanan negara," ujarnya.

Menurut media Qatar, pesawat jet jumbo tersebut sebelumnya adalah bagian dari armada pribadi Sheikh Tamim. Pesawat tersebut dilengkapi 76 kursi penumpang, ruang duduk dan ruang rapat.

Sebelumnya, anggota parlemen dari partai oposisi utama, Partai Rakyat Republik (CHP) telah menuduh Erdogan membeli pesawat Boeing 747-8 tersebut di tengah kondisi keuangan negaranya yang sedang sulit.

Anggota parlemen, Gamze Tascier dari CHP, mengatakan dalam akun media sosial Twitter-nya, pihaknya mendapat informasi dari pejabat perusahaan penjualan yang bermarkas di Swiss bahwa pesawat itu dijual dan bukan diberikan.

Halaman:


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X