Kabur dari Penjara, 30 Tahanan di Myanmar Disebut Menuju Thailand

Kompas.com - 17/09/2018, 13:52 WIB
Gerbang penjara Hpa-An di negara bagian Kayin terlihat rusak setelah tahanan kabur pada Minggu (16/9/2018). (AFP/Saw Kyaw San Oo) Gerbang penjara Hpa-An di negara bagian Kayin terlihat rusak setelah tahanan kabur pada Minggu (16/9/2018). (AFP/Saw Kyaw San Oo)

YANGON, KOMPAS.com - Sebanyak 41 tahanan kabur dari penjara Hpa-an di negara bagian Kayin, Myanmar, Minggu (16/9/2018).

Myanmar Times mewartakan, 11 narapidana telah berhasil ditangkap, sementara sisanya masih diburu pihak berwenang.

Dilaporkan AFP, pihak berwenang pada Senin (17/9/2018) menyatakan, tahanan yang belum tertangkap kemungkinan melarikan diri menuju Thailand.

Baca juga: Selidiki Pembunuhan Warga Rohingnya, Jurnalis Myanmar Divonis 7 Tahun

Pejabat setempat, Khin Thet Mar, mengatakan penduduk desa yang tinggal di dekat lokasi penjara khawatir dengan kaburnya para tahanan.

"Mereka tidak memiliki apa pun untuk dimakan atau uang untuk digunakan, sehingga masyarakat berpikir mereka akan mengancam untuk mendapatkan apa yang dibutuhkan," katanya.

"Mereka mungkin kabur ke Thailand, tapi otoritas di sini berupaya untuk menangkap mereka dengan memblokade rute yang mungkin mereka lalui," ucapnya.

Para tahanan melarikan diri dengan memaksa pengemudi truk sampah turun dari kendaraannya. Truk kemudian ditabrakkan ke gerbang penjara sehingga engselnya rusak.

Kendaraan itu ditemukan pada terjebak di lumpur, sekitar 200 km menuju perbatasan Thailand dari lokasi penjara.

Pemimpin narapidana yang kabur dilaporkan menjalani hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat atas tindakan mengedarkan narkoba, kepemilikan senjata ilegal, dan percobaan pembunuhan.

Baca juga: Misteri Kapal Hantu Berbendera RI di Perairan Myanmar Terpecahkan

Wakil direktur penjara Hpa-an, Khin Mg Win, menyatakan unit khusus telah dibentuk untuk merumuskan tindakan terhadap tahanan yang telah berhasil ditangkap.

"Rincian lebih lanjut akan dirilis oleh kepala Departemen Penjara," ujarnya.

Banyak tahanan individu selama ini mencoba melarikan diri dari penjara Hpa-an, tetapi merupakan aksi kabur massal pertama yang pernah terjadi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

[POPULER INTERNASIONAL] Pangeran Harry Bela Meghan Markle | Dubes AS Jadi Kontroversi karena Kumis

Internasional
Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X