Momen Siklon Tropis Mangkhut di Filipina Kacaukan Pesta Pernikahan

Kompas.com - 17/09/2018, 11:37 WIB
Randy Manaois dan Jennifer menggelar pesta pernikahan mereka, yang kemudian dikacaukan oleh kehadiran siklon tropis Mangkhut di Filipina. (Daily Mail) Randy Manaois dan Jennifer menggelar pesta pernikahan mereka, yang kemudian dikacaukan oleh kehadiran siklon tropis Mangkhut di Filipina. (Daily Mail)

MARIKINA, KOMPAS.com - Resepsi pernikahan menjadi puncak dari perayaan pasangan yang berbahagia sehingga akan disusun sebaik mungkin agar tidak timbul kekacauan.

Namun, pasangan di Filipina, Randy Manaois (29) dan Jennifer (28) kedatangan tamu tak diundang dalam pesta pernikahan mereka.

Siklon tropis Mangkhut yang menghancurkan sebagian wilayah Filipina menerjang pesta resepsi pernikahan mereka yang digelar di Kapitan Moy venuer, Marinka City, pada Jumat lalu.

Baca juga: Siklon Tropis Mangkhut Hantam China, Dua Orang Dilaporkan Tewas

Daily Mail mewartakan pada Minggu (16/9/2018), dalam video yang beredar terlihat pasangan itu berjalan bergandengan untuk bersiap dalam prosesi pelemparan bunga buket.

Randy dan Jennifer nampak tersenyum ketika melewati pengiring pengantin yang bertepuk tangan menyambut mereka.

Setelah sampai ke lantai dansa, tempat Jennifer akan melemparkan bunga, wajah mereka dan para tamu berubah menjadi panik.

Terdengar suara gemuruh guntur yang memekakkan telinga dan kemudian listrik padam. Kegelapaan menghampiri ruangan resepsi dengan jendela yang pecak.

Puluhan tamu berlarian mencari perlindungan, berteriak ketakutan ketika angin kencang melanda venue, menghancurkan jendela, dan merobohkan tiang listrik di luar.

"Semua terjadi begitu cepat. Seluruh orang awalnya senang. Lalu kami mendengar suara itu dan ada kilatan di cermin," kata Randy.

"Ada suara keras di atas atap dan semuanya menjadi gelap. Istri saya takut dan semua orang menjadi panik," ucapnya.

"Saya bersyukur semua orang selamat, tapi kami minta maaf kepada semua tamu," imbuhnya.

Baca juga: Korban Tewas Siklon Tropis Mangkhut di Filipina Tambah Jadi 49 Orang

Siklon tropis Mangkhut telah menewaskan sedikitnya 59 orang di Filipina.

Saat badai sampai ke Hong Kong, angin kencang merusak jendela gedung tinggi, menghempaskan bambu pada proyek pembangunan gedung, air merendam tempat tinggal penduduk, dan pohon-pohon terbelah.

Sampai ke daratan China bagian selatan di provinsi Guangdong, siklon tropis dilaporkan telah merenggut dua korban jiwa.



Terkini Lainnya

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Internasional
Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Internasional
Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Internasional
Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Internasional
Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Internasional
Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Internasional
Kisah Peluncuran 'Discovery STS-51G', Bawa Astronot Muslim Pertama

Kisah Peluncuran "Discovery STS-51G", Bawa Astronot Muslim Pertama

Internasional
Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Internasional
Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Internasional
Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Internasional
Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam 'Halal' di Hari Pembukaannya

Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam "Halal" di Hari Pembukaannya

Internasional
Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Internasional
Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Internasional
Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Internasional
Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Internasional

Close Ads X