Kompas.com - 15/09/2018, 14:35 WIB

Keikutsertaan Indonesia menjadi ajang untuk memperkenalkan produk Indonesia, khususnya batik yang telah diakui oleh UNESCO tahun 2009 sebagai Intangible Cultural Heritage of Humanity.

Baca juga: Saat Tarian Maumere Tutup Pertunjukan Malam Budaya di Athena...

Perkenalan produk Indonesia tidak hanya untuk kalangan pembisnis dan masyarakat Yunani, namun juga kepada warga negara asing yang mengikuti pameran tersebut.

Selain itu, Indonesia juga memperkenalkan produk-produk PT. Tunas Baru Lampung tbk yang mengirimkan contoh palm oil untuk dipamerkan pada kegiatan tersebut.

Pemilik serta desainer batik Dara Baro, Dimita Agustin Jacob dan Muhamad Husni Thamrin terjun langsung dalam pemeran ini.

Mereka menyatakan, keingintahuan mengenai desain, warna dan material yang disukai oleh masyarakat Yunani, dan kesempatan bertemu mitra bisnis baru menjadi semangat untuk hadir di sana.

Perusahaan yang berlokasi di Bintaro sejak tahun 2005 tersebut kini telah memiliki 15 orang karyawan dan telah memasarkan produknya ke Sogo Department Store dan Galeries Lafayette Jakarta.

Hal yang perlu menjadi perhatian adalah mengenai bahan dasar yang digunakan. Batik Dara Baro saat ini masih menggunakan bahan dari polystyrene yang disukai oleh masyarakat Indonesia.

Baca juga: Musik Legend Senam Kesegaran Jasmani Berkumandang di Athena...

Di sisi lain, masyarakat Yunani lebih menyukai pakaian dengan bahan dasar katun maupun silk.

“Indonesia adalah negara luar biasa dengan koleksi fesyen yang amat unik seperti batik di mana masing-masing wilayah mempunyai desainnya sendiri."

"Nah, salah satu dari kekayaan itu ada dalam pameran ini sekarang," kata Katlin Waters, seorang warga negara AS yang pernah ke Indonesia, dan sedang berlibur ke Thessaloniki.

Kehadiran Indonesia dalam setiap pameran bertujuan untuk memberi kesempatan kepada pengusaha Tanah Air untuk memperkenalkan produknya dan mencari peluang bisnis di luar negeri.

"Pada akhirnya akan berdampak positif pada perekonomian Indonesia,” ungkap Duta Besar RI untuk Yunani, Ferry Adamhar, seperti tertuang dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.