OAS: Opsi Militer Gulingkan Presiden Venezuela Tak Boleh Diabaikan

Kompas.com - 15/09/2018, 12:22 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro menghadiri upacara peringatan ulang tahun ke-81 Garda Nasional di Caracas, Sabtu (4/8/2018). AFP/JUAN BARRETOPresiden Venezuela Nicolas Maduro menghadiri upacara peringatan ulang tahun ke-81 Garda Nasional di Caracas, Sabtu (4/8/2018).

CUCUTA, KOMPAS.com - Organisasi Negara Amerika Selatan (OAS) menyatakan, opsi militer untuk menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro tak boleh dikesampingkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Luis Almagro di kota Kolombia Cucuta yang berbatasan dengan Venezuela.

"Saya pikir kita tak boleh mengabaikan seluruh opsi, termasuk menggunakan intervensi militer untuk menyingkirkan rezim Maduro," kata Almagro dilansir AFP Sabtu (15/9/2018).

Baca juga: Atasi Masalah Ekonomi, Presiden Venezuela Berangkat ke China

Komentarnya keluar setelah New York Times pekan lalu merilis laporan terdapat pertemuan antara pejabat militer dengan staf Amerika Serikat ( AS).

Di Agustus 2017, Presiden Donald Trump bertanya kepada para penasihatnya soal potensi mengerahkan pasukan AS ke Caracas.

Di waktu yang bersamaan, presiden 72 tahun itu tak menampik jika dia mempertimbangkan "opsi militer" untuk mengakhiri kekacauan di sana.

Dalam pertemuan itu, terkuak rencana untuk membantu militer melakukan kudeta terhadap Maduro. Namun, bantuan itu urung dilaksanakan.

Almagro melanjutkan, dia melihat pemerintahan Maduro bertanggung jawab atas kejahatan kemanusiaan terhadap rakyatnya.

Sejak 2015, krisis ekonomi yang melanda Venezuela memaksa sekitar 1,6 juta penduduknya mengungsi, dengan Kolombia menerima satu juta migran.

"Penderitaan rakyat yang memaksa mereka mengungsi tentu membutuhkan pendekatan diplomatik. Namun, jangan kesampingkan semua pilihan," kata Almagro.

Pejabat asal Uruguay itu meminta komunitas internasional untuk tegas dan tak membiarkan kediktatoran terjadi di Venezuela.

Selain memberikan dampak kepada internal negara, kediktatoran itu juga mengancam ketidakstabilan kawasan Amerika Latin dalam kemanusiaan dan keamanan.

Rakyat Venezuela, kata Almagro, telah menderita karena berusaha meraih kemerdekan mereka." Sudah seharusnya internasional menjawabnya," tutur dia.

Baca juga: Presiden Venezuela: China adalah Kakak Kami

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Internasional
Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Korea Utara Ejek Mantan Wapres AS Joe Biden sebagai 'Anjing Gila'

Korea Utara Ejek Mantan Wapres AS Joe Biden sebagai "Anjing Gila"

Internasional
Bocah Jenius Berumur 9 Tahun Ini Bakal Lulus Sarjana, Sudah Berencana Ambil S3

Bocah Jenius Berumur 9 Tahun Ini Bakal Lulus Sarjana, Sudah Berencana Ambil S3

Internasional
Wanita Ini Gigit Penis Pacar dan Mengancamnya Pakai Pisau

Wanita Ini Gigit Penis Pacar dan Mengancamnya Pakai Pisau

Internasional
Pria di India Kehilangan Sang Istri yang Jadi Bahan Taruhan Judi

Pria di India Kehilangan Sang Istri yang Jadi Bahan Taruhan Judi

Internasional
Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X