Dubes AS untuk PBB Ini Diduga Habiskan Rp 779 Juta untuk Pasang Gorden

Kompas.com - 14/09/2018, 19:38 WIB
Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley menegaskan pemerintah AS tetap akan menempatkan kantor kedutaannya untuk Israel di kota Yerusalem.AFP/EDUARDO MUNOZ ALVAREZ Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley menegaskan pemerintah AS tetap akan menempatkan kantor kedutaannya untuk Israel di kota Yerusalem.

NEW YORK, KOMPAS.com - Duta Besar Amerika Serikat ( AS) untuk PBB Nikki Haley dilaporkan menggunakan uang Kementerian Luar Negeri untuk membeli gorden.

Dalam laporan yang dirilis New York Times via New York Post Jumat (14/9/2018), Haley diduga menghabiskan 52.700 dolar AS, atau Rp 779,5 juta.

Baca juga: Dubes AS untuk PBB Sebut Trump Sehat secara Mental

Pembelian gorden itu telah dipasang di apartemen seluas 557 meter persegi yang berlokasi di East Side Manhattan.


Dalam laporan itu, harga gorden adalah 28.900 dolar AS, sekitar Rp 442,2 juta, sementara mesin serta perangkat penggerak berbanderol 22.801 dolar AS, atau 337,2 juta.

The Times memberitakan, pemasangan gorden canggih pesanan Haley dilakukan pada Maret dan Agustus 2017 lalu.

Pembelian gorden itu terjadi ketika Kemenlu AS menghadapi pemotongan anggaran dan penundaan perekrutan di bawah mantan Menlu Rex Tillerson.

Laporan itu mendapat kritikan dari Brett Bruen, mantan pejabat Gedung Putih di era pemerintahan Presiden Barack Obama.

Bruen berkata, dia tidak memahami bagaimana bisa di sisi lain Haley bercerita kepada diplomat lain dia tak bisa memenuhi kebutuhan dasar.

"Namun di sisi lain Anda menghabiskan hingga 50.000 dolar AS untuk membeli gorden mekanis saat menjalankan tugas sebagai Dubes AS?" kritik Bruen.

Juru bicara Haley kemudian memberikan sanggahan, pembelian tersebut telah mendapat persetujuan di era Obama menjabat.

Adapun harga sewa apartemen yang terletak di First Avenue itu adalah 58.000 dolar AS, atau Rp 857,7 juta, per bulan.

Baca juga: Dubes AS Sebut PBB Membuat Pertimbangan Bermoral Rendah

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X