Tahun Depan, Volkswagen Hentikan Produksi VW Kodok

Kompas.com - 14/09/2018, 11:53 WIB
Foto yang diambil pada 24 Juni 2018 ini memperlihatkan sederet mobil VW Kodok yang berpartisipasi dari sebuah reli untuk meramaikan VW Beetle Day ke-23 di Bangalore, India. AFP/MANJUNATH KIRAN Foto yang diambil pada 24 Juni 2018 ini memperlihatkan sederet mobil VW Kodok yang berpartisipasi dari sebuah reli untuk meramaikan VW Beetle Day ke-23 di Bangalore, India.

BERLIN, KOMPAS.com - Perusahaan otomotif asal Jerman, Volkswagen, Kamis (13/9/2018) mengumumkan penghentian produksi mobil ikoniknya VW Beetle atau di Indonesia dikenal dengan sebutan VW Kodok pada 2019.

Mobil yang bentuknya terinspirasi serangga kumbang ini sudah digunakan sejak masa Perang Dunia II dan kemudian menjadi fenomena global.

Namun, mobil ikonik ini sekarang terpinggirkan karena Volkswagen mulai menekankan produksi mobil listrik dan mobil keluarga berukuran besar.

Baca juga: Kuburan Ratusan Ribu Korban Dieselgate Volkswagen


"Dengan rencana untuk fokus memproduksi mobil keluarga dan mobil listrik, sejauh ini belum ada rencana untuk mengganti (VW Beetle)," kata Dorektur Eksekutif Volkswagen Amerika, Hinrich Woebcken.

Meski demikian, lanjut Hinrich, pihaknya tidak menutup pintu adanya perubahan keputusan di masa depan.

"Hilangnya Beetle setelah tiga generasi atau sekitar 70 tahun, akan menjadi hal yang amat emosional bagi jutaan penggemar Beetle," tambah Hinrich.

Volkswagen berencana membuat dua model edisi terakhir baik jenis coupe atau covertible.

Sejarah mobil unik ini bisa dirunut sejak masa Nazi berkuasa di Jerman. Mobil ini dikembangkan Ferdinand Porsche dengan dukungan penuh Adolf Hitler yang ditandai berdirinya pabrik mobil milik negara Volkswagenwerk pada 1937.

Usai Perang Dunia II, sekutu menjadikan produksi Volkswagen sebagai priorits untuk menghidupkan kembali industri otomotif Jerman.

Mobil ini pertama kali dipasarkan di Amerika Serikat pada 1950-an tetapi angka penjualannya tidak terlalu bagus.

Nampaknya, latar belakang sebagai perusahaan yang pernah menjadi milik Nazi menjadi penghalang.

Pada 1959, perusahaan iklan Doyle Dane Bernback memberi nama "Beetle" untuk mobil ini dan menyebut ukurannya yang kecil justru menjadi keuntungan tersendiri.

Popularitas mobil ini melejit setelah muncul dalam film "The Love Bug" buatan Disney pada 1968. Film ini mengisahkan sebuah Volkswagen yang memiliki pikiran sendiri.

Baca juga: VW Kodok Klasik Mint Condition Siap Dipinang

Mobil ini semakin populer setelah muncul dalam karya Andy Warhol serta menjadi lata belakang sampul albun "Abbey Road" milik The Beatles.

Pada 1979, penjualan VW Beetle di AS dihentikan tetapi mobil itu tetap diprodiksi di Meksiko dan Brasil.

Namun, angka penjualan VW Beetle di AS menurun 3,2 persen menjadi 15.667 unit pada 2017. Masalah bertambah ketika skandal "dieselgate" muncul ke permukaan pada 2015.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X