Karyawan Ryanair di 5 Negara Eropa Berencana Mogok Kerja - Kompas.com

Karyawan Ryanair di 5 Negara Eropa Berencana Mogok Kerja

Kompas.com - 13/09/2018, 17:57 WIB
Pesawat Ryanair Shutterstock Pesawat Ryanair

BRUSSELS, KOMPAS.com - Kru kabin maskapai penerbangan Ryanair dari lima negara Eropa berencana melakukan mogok kerja pada 28 September membuat jadwal ratusan penerbangan terancam batal.

Para kru kabin dari Belgia, Belanda, Italia, Spanyol, dan Portogal bakal terlibat dalam aksi ini usai beberapa serikat pekerja Eropa bertemu di Brussels.

"Sayangnya, diskusi berlanjut tanpa hasil," kata delegasi serikat pekerja Belgia CNE, Yves Lambot menggambarkan negosiasi dengan manajemen Ryanair.

Baca juga: Penerbangan Ditunda, 200 Penumpang Maskapai Ryanair Dapat Cek Kosong

Para karyawan Ryanair mulai dari pilot, staf darat hingga kru kabin menuntut peningkatan kondisi kerja.

Mereka juga meminta agar kontrak kerja disesuaikan dengan hukum di negara mereka berasal bukan berdasarkan hukum Irlandia tempat maskapai ini berbasis.

"Mereka berjanji untuk mengubah kontrak kami menjadi kontrak nasional pada 2022. Itu terlalu lama. Kami ingin perubahan kontak pada 2019," tambah Lambot.

Beberapa saat sebelum pengumuman rencana mogok kerja ini, manajemen Ryanair yakin pemogokan kerja itu tidak akan terjadi karena bakal menimbulkan kekacauan.

"Sebagian besar penerbangan Ryanair akan tetap beroperasi seperti biasa," ujar direktur pemasaran Ryanair, Kenny Jacobs.

Jika pemogokan pada 28 September nanti benar-benar terlaksana maka akan menjadi pemogokan kerja terbesar dalam sejarah Ryanair.

Pada Rabu (12/9/2018), para pilot dan kru kabin Ryanair di Jerman melakukan pemogokan selama 24 jam membuat 150 dari 400 penerbangan harus dibatalkan.

Baca juga: Pilot Ryanair Mogok Massal di 5 Negara, 400 Penerbangan Dibatalkan

CEO Ryanair Michael O'Leary menganggap, pemogokan  di Jerman itu merupakan sebuah aksi gagal.

"Kami bukan easyJet, kami tidak akan menyerah setiap kali diancam pemogokan," kata O'Leary merujuk maskapai penerbangan murah pesaing Ryanair.

Pada Agustus lalu pemogokan juga terjadi di lima negara yang membuat 400 penerbangan harus dibatalkan dan memengaruhi 55.000 orang penumpang.


Terkini Lainnya

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Menikmati Pemandangan Pulau Lembeh, Benteng Kota Bitung

Regional
Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Wisata Religi dan Budaya di Bitung, dari Masjid dan Gereja Tua hingga Tugu Jepang

Regional
[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

[Populer Megapolitan] Kebakaran di Rumah Ketua DPR RI | Sekda Papua Tersangka Penganiayaan Pegawai KPK | Bus Transjakarta Terbakar

Megapolitan
Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Tolak Permintaan Trump, Eropa Ogah Terima Eks Anggota ISIS

Internasional
TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

TNI AL Kembali Tangkap Kapal Vietnam yang Curi Ikan di Laut Natuna

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

[POPULER NUSANTARA] Jokowi Kunjungi Nelayan Tengah Malam | Kata Sandi Soal Lahan Milik Prabowo

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Pemprov Kalteng Beri Penghargaan Pengelolaan K3 ke IPP Swasta

Regional
Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Debat Kedua Dinilai Disiapkan Jauh Lebih Baik Dibanding yang Pertama

Nasional
Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Pemilih di Jombang Bertambah 868 Orang, Ribuan Santri Belum Urus Form A5

Regional
KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

KPU Sebut Pendukung yang Hadir Debat Ganggu Konsentrasi Kandidat

Nasional
Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Baku Tembak Pasukan India dan Pemberontak di Kashmir, 9 Orang Tewas

Internasional
Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Warga Pakai Masker Keluar Rumah

Kabut Asap Karhutla Selimuti Kota Dumai, Warga Pakai Masker Keluar Rumah

Regional
Komitmen Kedua Capres Terkait Isu Lingkungan Hidup Dinilai Masih Rendah

Komitmen Kedua Capres Terkait Isu Lingkungan Hidup Dinilai Masih Rendah

Nasional
Dua Nelayan Indramayu yang Hilang di Perairan Karawang Ditemukan Tewas

Dua Nelayan Indramayu yang Hilang di Perairan Karawang Ditemukan Tewas

Regional

Close Ads X