Turki Disebut Pasok Persenjataan untuk Pemberontak Suriah di Idlib

Kompas.com - 13/09/2018, 16:44 WIB
Pasukan pemberontak Suriah telah mempersiapkan diri untuk menghadapi serangan yang dilancarkan rezim pemerintah dan sekutunya di Idlib. THE NEW ARAB / AFP PHOTOPasukan pemberontak Suriah telah mempersiapkan diri untuk menghadapi serangan yang dilancarkan rezim pemerintah dan sekutunya di Idlib.

IDLIB, KOMPAS.com - Kelompok pemberontak di Suriah dilaporkan mendapat pasokan persenjataan dari Turki sebagai persiapan menghadapi serangan yang dilancarkan pasukan rezim bersama sekutunya ke Idlib.

Disampaikan komandan pemberontak Suriah kepada Reuters, bahwa Ankara telah mengirimkan persenjataan dan amunisi ke pasukan oposisi di Idlib, wilayah kantong terakhir di Suriah yang masih dikuasai pemberontak.

Namun menurut laporan sebuah media pro-rezim Suriah menyampaikan bahwa rencana serangan tersebut telah ditunda.

Melansir dari The New Arab, hal tersebut salah satunya karena rezim Suriah bersama sekutu Rusia dan Iran, menyimpulkan bahwa mereka akan menghadapi perlawanan yang jauh lebih besar dari para pemberontak dibandingkan dengan yang diperkirakan sebelumnya.

Baca juga: Turki Tawarkan Evakuasi bagi Pemberontak Keluar dari Idlib

Selain itu, pertentangan yang vokal dari Turki juga turut menjadi batu sandungan, dengan Ankara sebagai bagian penting dalam proses perdamaian Astana yang didukung Rusia dan Iran.

Turki juga menyatakan bakal membantu para pemberontak di Suriah apabila serangan benar-benar dilancarkan oleh pasukan rezim Bashar al-Assad.

Ankara dimungkinkan bakal mengirim kekuatan militernya yang dikerahkan dalam operasi Tameng Efrat untuk mendukung pasukan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) di Idlib.

"Mereka menjanjikan dukungan militer Turki untuk pertempuran yang berlarut-larut," kata seorang komandan FSA.

Diungkapkan perwira FSA, di antara persenjataan yang dikirimkan ke Idlib dalam beberapa terakhir termasuk peluncur misil Grad.

"Pasokan senjata dan amunisi ini memungkinkan pertempuran diperpanjang dan memastikan pasokan kami tidak terkuras selama peperangan. Orang-orang Turki memastikan mereka memiliki cukup amunisi yang akan membuat mereka bertahan dalam waktu lama," tambahnya.

Pasukan pemberontak yang bersatu di Suriah, yang dikenal dengan Front Nasional untuk Pembebasan, telah dibentuk di Idlib dengan bantuan Turki dan arahan dari FSA yang berjumlah sekitar 30.000 pasukan.

Ankara juga tengah berupaya membujuk anggota kelompok milisi Hayat Tahrir al-Sham (HTS) agar memisahkan diri dari ideologi jihad dan bergabung dengan kelompok pemberontak yang lebih moderat, namun belum berhasil.

Baca juga: Rusia Kembali Lancarkan Serangan Udara di Wilayah Pemberontak Idlib

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Tukang Pijat asal Indonesia Dirampok dan Diperkosa, Polisi Malaysia Tangkap Pria 31 Tahun

Internasional
Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Bayi 2 Tahun di Toronto Tewas Setelah Kejatuhan AC

Internasional
Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Mantan Presiden Bolivia Evo Morales Mengaku Kepalanya Dihargai Rp 703 Juta

Internasional
Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Pemadam Kebakaran Hutan Australia Kirim Pesan Menyentuh ke Pemilik Rumah yang Mereka Selamatkan

Internasional
Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Dokter Keluarkan Potongan Kertas yang Masuk di Mata Gadis 7 Tahun Ini

Internasional
Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Meski Hamil 14 Pekan, Wanita Ini Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Australia

Internasional
Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Dunia Internasional Puji Cara Indonesia Perlakukan Napi Teroris

Internasional
Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Sungai di Korea Selatan Berubah Merah karena Terkena Darah Babi

Internasional
Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Venesia Dilanda Banjir akibat Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Terakhir

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak | Penyebab Pria Hong Kong Dibakar Hidup-hidup

Internasional
Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Guru di AS Ini Terekam Pukul Murid Berkebutuhan Khusus hingga Tersungkur

Internasional
Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Pria Ini Ditangkap dan Diborgol karena Makan Sandwich Saat Menunggu Kereta

Internasional
Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Kucing Pahlawan Ini Selamatkan Bayi 1 Tahun Sebelum Jatuh dari Tangga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X