Kompas.com - 13/09/2018, 14:20 WIB
Mantan perdana menteri Malaysia, Najib Razak. AFP/ROSLAN RAHMANMantan perdana menteri Malaysia, Najib Razak.

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Pengacara mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dituduh melakukan tindak pencucian uang.

Tuduhan itu diberikan berkaitan dengan penyelidikan skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menjerat Najib.

Diwartakan Channel News Asia Kamis (13/9/2018), Muhammad Shafee diduga menerima aliran dana 9,5 juta ringgit, atau Rp 33,9 miliar, dari Najib.

Baca juga: Najib Razak dan Istrinya Ditinggal Para Pengacara Mereka

Tuduhan tersebut diberikan Komisi Anti-korupsi Malaysia (MACC) dengan salah satu sumber berkata, Shafee sudah ditangkap Kamis pagi waktu setempat.

Shafee menjadi sorotan sejak pernyataan yang diungkapkan Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim Jumat pekan lalu (7/9/2018).

Anwar berkata, seorang pejabat dari Kantor Jaksa Agung mengeluarkan affidavit mengklaim Shafee mendapat pembayaran sejumlah yang dituduhkan dari Najib di 2013 dan 2014.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pembayaran itu dilakukan agar Shafee memimpin tim hukum untuk melawan Anwar dalam proses persidangan tuduhan sodomi yang terjadi 2015.

Shafee membantah kabar tersebut, dan menyatakan pembayaran itu sah dilakukan Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) dan koalisi Barisan Nasional.

Pemerintah Malaysia kembali membuka penyelidikan terhadap 1MDB setelah Mahathir Mohamad berkuasa pasca-mengalahkan Najib di pemilu 9 Mei.

Setidaknya enam negara, termasuk Amerika Serikat (AS), yang menyelidiki tuduhan penggelapan yang menelan dana 4,5 miliar dolar AS, atau Rp 66,8 triliun tersebut.

Juli lalu, Najib dihadirkan di persidangan awal, dan didakwa telah melakukan pencucian uang dan penyalahgunaan kekuasaan.

Menteri Keuangan Lim Guan Eng menyebut pemerintah saat ini berusaha mendapatkan kembali aset 1MDB meski perkembangannya belum menggembirakan.

"Malaysia bakal sangat beruntung jika berhasil memperoleh setidaknya 30 persen dari total aset 1MDB," ujar Lim.

Baca juga: Najib Rilis Dokumen Sumbangan Keluarga Kerajaan Saudi ke Rekeningnya



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X