Atasi Masalah Ekonomi, Presiden Venezuela Berangkat ke China

Kompas.com - 13/09/2018, 08:05 WIB
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.Venezuelan Presidency / AFP Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

CARACAS, KOMPAS.com — Presiden Venezuela Nicolas Maduro berangkat ke China pada Rabu (12/9/2018) untuk mencari kesepakatan kerja sama guna meningkatkan ekonomi negara yang sedang ambruk.

AFP mewartakan, Maduro menyebut kunjungan tersebut sangat diperlukan dan dipenuhi dengan harapan besar.

"Kami akan meningkatkan, memperluas, dan memperdalam hubungan dengan kekuatan dunia yang besar," katanya dalam pidato yang disiarkan di televisi.

Baca juga: Pejabat AS Dikabarkan Sempat Bertemu Militer Venezuela Membahas Kudeta


Perjalanan Maduro ke China merupakan kunjungan luar negeri pertamanya sejak dia diduga menjadi sasaran target ledakan pesawat tanpa awak pada acara parade militer di Caracas, 4 Agustus lalu.

Seperti diketahui, pemerintahan yang dipimpin Maduro secara besar-besaran telah melakukan devaluasi terhadap mata uang nasional.

Langkah itu merupakan bagian untuk menghentikan perekonomian yang bakal terjun bebas menuju hiperinflasi.

Dana Moneter Internasional (IMF) bahkan memproyeksikan laju inflasi Venezuela akan mencapai 1.000.000 persen pada akhir tahun ini.

Sementara ratusan ribu penduduk Venezuela telah melarikan diri dari negaranya. Sebagian besar dari mereka sampai ke negara Amerika Latin yang berdekatan.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) mencatat, produksi minyak mentah Venezuela sementara jatuh pada Agustus 2018 menjadi 1,4 juta barel per hari, turun 21.000 barel pada bulan sebelumnya.

Baca juga: Presiden Venezuela Didesak untuk Bersedia Terima Bantuan Kemanusiaan

Pemerintah Venezuela mengaitkan manajemen yang buruk dari perusahaan raksasa minyak negara PDVSA, yang telah terperangkap dalam berbagai kasus korupsi.

Selain itu, perusahaan mengurangi investasi di bidang infrastruktur sebagai akibat dari penurunan pendapatan.

Venezuela juga menyalahkan sanksi oleh Pemerintah Amerika Serikat yang mencegah perusahaan minyak untuk mendapat utang baru dari AS.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X