Rusia: Latihan Perang Gabungan dengan China Bakal Digelar secara Rutin

Kompas.com - 12/09/2018, 20:08 WIB
Barisan kendaraan militer mulai bergerak untuk mengikuti latihan perang terbesar Vostok-2018. RUSSIA TIMES / RUSSIAN DEFENSE MINISTRYBarisan kendaraan militer mulai bergerak untuk mengikuti latihan perang terbesar Vostok-2018.

MOSKWA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu berkata, dia mempertimbangkan menjadikan latihan perang dengan China berlangsung rutin.

Rencana itu diungkapkan setelah bersama Menhan China Wei Fenghe meninjau latihan perang Vostok-2018 di Tsugol.

Baca juga: Diikuti 300.000 Tentara, Rusia dan China Mulai Latihan Perang Terbesar

Diwartakan TASS Rabu (12/9/2018), setelah meninjau pusat komando dua negara, Wei menekankan pentingnya kerja sama militer di level taktis dan strategis.

Menteri yang juga menjabat sebagai Komandan Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) berujar, para pemimpin politik dan militer di pusat bakal antusias.

"Karena itu, kami sepakat menggelar latihan perang secara rutin," tutur Shoigu dalam konferensi pers.

Sejak Selasa (11/9/2018) hingga Senin pekan depan (17/9/2018), Rusia-China melaksanakan latihan perang di sembilan lokasi dan tiga perairan.

Shoigu menyatakan latihan tersebut merupakan yang terbesar sejak Zapad-1981, yakni latihan di era Uni Soviet dan anggota Pakta Warsawa lainnya.

Rusia mengerahkan 300.000 pasukan, 36.000 tank serta kendaraan lapis baja angkut personel, ribuan pesawat tempur dan helikopter angkut, serta 80 kapal perang.

Di antara jet tempur tersebut terdapat Sukhoi Su-34 dan Su-35. Adapun senjata yang dikerahkan antara lain sistem rudal S-400 dan S-300, serta rudal Iskander.

Sementara Negeri "Panda" mengirimkan 3.500 serdadu, dan 900 persenjataan, serta 30 unit jet maupun helikopter tempur.

Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyebut Negeri "Beruang Merah" telah bersiap untuk konflik dalam skala besar.

Namun juru bicara kepresidenan Dmitry Peskov membantahnya, dan berkata latihan itu merupakan kegiatan rutin mempersiapkan kemampuan tempur setiap unit militernya.

Baca juga: NATO Bakal Awasi Latihan Perang Gabungan Rusia dan China

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber TASS
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Australia Bersiap Hadapi Hari Terpanas dalam Sejarah

Internasional
Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Ketahuan Berhubungan Seks dengan Pria Lain, Istri Tewas Ditembak Suaminya

Internasional
Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Istri Terlalu Boros, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Pria 70 Tahun Tewas Dipukul Batu Bata, Polisi Hong Kong Tahan 5 Remaja

Internasional
Korea Utara Kembali Gelar 'Tes Krusial'

Korea Utara Kembali Gelar "Tes Krusial"

Internasional
Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Pukul dan Hantamkan Kepala Remaja ke Tanah, Polisi Ini Dipecat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Jurnalis China Dimaafkan Netizen karena Fotonya Beredar | Arab Saudi Cabut Aturan Pisahkan Pria dan Wanita

Internasional
Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Bocah 3 Tahun Gores 10 Mobil Mewah, Si Ayah Diminta Ganti Rugi Rp 140 Juta

Internasional
Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Larang Murid Punya Rambut Poni, Sekolah di Thailand Jadi Sorotan

Internasional
Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Bantu Ibunya Lolos Tes Menyetir, Pria Ini Menyamar Jadi Perempuan

Internasional
Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Komite DPR AS Setujui 2 Pasal Pemakzulan untuk Trump

Internasional
Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Salah Buat Berita, Jurnalis China Ini Dimaafkan Netizen Setelah Fotonya Beredar

Internasional
Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Diselundupkan ke AS, Warga China Dimasukkan Dalam Mesin Cuci

Internasional
Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Ratusan Pengacara Serang Rumah Sakit di Pakistan, 3 Pasien Meninggal

Internasional
Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Pria Uganda Mengaku Bisa Bunuh Nyamuk dengan Kentut, Ini Faktanya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X