Pedagang Buah di India Kepergok Warnai Anggur Pakai Cat Semprot - Kompas.com

Pedagang Buah di India Kepergok Warnai Anggur Pakai Cat Semprot

Kompas.com - 12/09/2018, 18:32 WIB
Penjual buah di pinggiran jalan di India kepergok mewarnai anggur daganganya dengan cat semprot.METRO.co.uk / SWNS.com Penjual buah di pinggiran jalan di India kepergok mewarnai anggur daganganya dengan cat semprot.

AFZALPUR, KOMPAS.com - Berhati-hatilah saat membeli makanan di pinggir jalan, terutama saat berada di negeri orang.

Pengalaman turis asal Inggris saat berkunjung ke India ini mungkin bisa menjadi pembelajaran bagi semua orang.

Layla Khan (23), asal Birmingham, Inggris, mengunjungi keluarganya di kota Afzalpur, India, bulan Agustus lalu.

Saat itu, salah seorang kerabatnya mendadak sakit dan mengalami diare setelah memakan buah anggur yang dibelinya dari seorang pedagang di pinggir jalan.

Layla pun mencoba mencari tahu pedagang yang menjual buah tersebut dan dia menemukan fakta yang mengejutkan bahwa pedagang buah itu telah mewarnai anggur dagangannya dengan cat semprot berwarna merah.

Baca juga: Anggur di California Terpapar Partikel Radioaktif Fukushima, Kok Bisa?

Layla yang melihat saat pedagang itu melakukan perbuatan curangnya diam-diam merekam hal tersebut dengan ponselnya.

Dalam rekaman tampak pria paruh baya memegang setangkai buah anggur yang berwarna hijau di tangan kirinya dan cat semprot di tangan kanannya.

Dia kemudian mulai menyemprotkan cat berwarna merah ke buah anggur itu sambil memutar-mutarnya. Tindakan tersebut dilakukannya secara sembunyi-sembunyi di balik lapak dagangannya.

Pedagang buah itu sempat menyadari bahwa dirinya sedang direkam dan hanya memberi senyuman, bahkan tampak tidak peduli saat dia ditanyai terkait tindakan curangnya.

"Para turis harus selalu waspada dan berhati-hati saat berbelanja di pasar pinggir jalan seperti ini," kata Layla dilansir Metro.co.uk.

"Anda dapat dengan mudah dimanfaatkan dan hal itu bisa sangat berbahaya bagi kesehatan Anda. Pria pedagang ini tidak peduli bahwa orang lain akan memakan racun dan itu yang membuat bibi saya sakit," lanjutnya.

"Saat saya memergokinya dia hanya menjawab kalau seorang orang melakukannya dan meringis."

"Saya melihat ada banyak turis yang lalu lalang. Ini adalah kawasan yang populer dan ramai dengan para turis," tambah Layla.

Layla pun menyarankan agar membeli di pasar swalayan atau supermarket yang meski lebih mahal namun lebih terjamin kebersihan dan kualitasnya.

Baca juga: Minum Anggur dalam Pesawat, Seorang Ibu Ditahan di Bandara

Dia telah melaporkan temuannya itu kepada petugas berwenang. Menurut petugas, ini bukan kali pertama ada laporan mengenai kecurangan penjual makanan di pinggir jalan.

Petugas pengawas makanan di India telah berulang kali memperingatkan kepada pendatang maupun turis untuk berhati-hati ketika membeli buah, sayuran, maupun susu karena banyaknya pedagang yang berbuat curang demi menambah keuntungan.

Selain pewarna dan bahan kimia untuk menyamarkan buah yang belum matang atau telah membusuk, juga kerap dipakai lilin atau silikon untuk membuat buah-buahan tampak lebih segar.



Close Ads X