Protes Lirik Lagu Kebangsaan Australia, Murid Kelas 4 SD Dihukum

Kompas.com - 12/09/2018, 11:56 WIB
Ilustrasi anak sekolah yanukitIlustrasi anak sekolah

BRISBANE, KOMPAS.com - Sekolah dasar di Brisbane, Australia, memberikan tindakan disiplin kepada seorang murid perempuan berusia 9 tahun karena menolak berdiri, saat lagu kebangsaan Australia berkumandang dalam upacara di sekolah.

Murid bernama Harper Nielsen dari Kenmore South State School diberi hukuman tidak boleh bermain di jam makan siang pada pekan lalu.

Tindakannya menolak berdiri sebagai protes terhadap lagu kebangsaan yang menurut dia adalah keliru.

"Ketika lirik lagu itu bilang 'kita adalah bangsa yang masih muda' ini sama sekali mengabaikan warga asli Australia, yang sudah ada di sini selama 50.000 tahun," kata Harper.

Baca juga: Pria di Australia Temukan Tambang Emas Senilai Rp 148 Miliar

"Ketika syair itu ditulis pada awalnya, Advance Australia Fair berarti advance (majulah) warga kulit putih Australia," imbuhnya.

Harper mengatakan kepada Radio ABC Brisbane, dia mengaku kecewa karena mendapat hukuman karena menyampaikan keyakinannya.

"Saya merasa mereka sedang berusaha menghilangkan hak yang saya miliki dan itu membuat saya kecewa, karena yang saya perjuangkan adalah kesetaraan bagi semua orang," ucapnya.

Murid kelas 4 tersebut mengatakan, keputusan untuk melakukan protes tersebut dilakukannya berdasarkan inisiatif sendiri, walau masalah tersebut pernah didiskusikan dengan orang tuanya.

Ayah Harper merupakan Associate Professor Bidang Psikologi di University of Queensland, Mark Nielsen. Dia sepenuhnya mendukung pandangan putrinya.

"Dia sudah menunjukkan keberanian luar biasa untuk menyuarakan apa yang diyakininya, dan mau melakukan sesuatu berdasarkan keyakinan tersebu. Saya sangat bangga dia mau melakukannya,' kata Mark.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X