Kompas.com - 12/09/2018, 09:14 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com - Sekitar 1 juta warga tumpah ruah memenuhi jalan di Barcelona pada Selasa (11/9/2018) untuk menunjukkan dukungan bagi kemerdekaan Catalonia.

Upaya itu dilakukan setelah hampir satu tahun gagal melepaskan diri dari Spanyol.

AFP mengabarkan, mereka menabuh drum dan meniup peluit dengan balutan kaus berwarna merah. Banyak juga warga yang terlihat mengibarkan bendera Catalonia.

Mengawali demonstrasi, mereka merobohkan dinding sebagai simbol kekuatan rakyat untuk mengatasi rintangan dan mencapai kemerdekaan.

Baca juga: Seorang Mantan Menteri Catalonia Ditahan Kepolisian Skotlandia

Aksi mereka sekaligus digelar bertepatan hari nasional Catalonia, yang merupakan peringatan jatuhnya Barcelona ke pasukan yang setia kepada Raja Philip V dari Spanyol pada 1714.

Hari libur tahunan bernama Diada ini sejak 2012 dimanfaatkan untuk mengelar unjuk rasa besar-besaran, menyerukan pemisahan kawasan timur laut kaya yang memiliki bahasa berbeda itu.

Para demonstran membentuk menari manusia, sebuah tradisi di Catalonia. Sementara, yang lain kertas bertuliskan "Bebaskan tahanan politik Catalonia sekarang".

Tulisan itu merujuk pada penahanan pemimpin separatis Catalonia yang kini dipenjara, menunggu sidang atas referendum kemerdekaan tahun lalu.

"Kami menuntut hak kami untuk menjadi negara, dengan cara yang demokratis dan damai," kata Roger Pujol, seorang produser minyak zaitun yang ikut berunjuk rasa.

Presiden Catalonia Quim Torra mengatakan, unjuk rasa tersebut merupakan kesempatan untuk melanjutkan kampanye referendum pemisahan dari Spanyol.

Baca juga: Krisis Catalonia, Spanyol Merugi Rp 16 Triliun

"Pemerintahan kami telah berkomitmen untuk membuat republik menjadi kenyataan," katanya, seperti dikutip dari The Independent.

"Hidup Catalonia yang bebas," imbuhnya.

Torra menggantikan pendahulunya, Carles Puigdemont, yang sempat mengasingkan diri setelah Spanyol bertindak guna menanggapi referendum kemerdekaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.