Trump Klaim Pemerintah AS Siap Antisipasi Badai Florence

Kompas.com - 12/09/2018, 08:34 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di Manchester, New Hampshire, AS, Senin (19/3/2018). AFP/MANDEL NGANPresiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di Manchester, New Hampshire, AS, Senin (19/3/2018).

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa (11/9/2018) mengaku telah mengantisipasi terjangan Badai Florence, yang akan menjadi salah satu badai terburuk dalam beberapa dekade terakhir.

CNBC mengabarkan, Trump menyebut penanganan dampak Badai Maria di Puerto Rico pada tahun lalu oleh pemerintahannya menunjukkan keberhasilan.

Dengan begitu, pemerintah AS dapat menanggulangi Badai Florence yang semakin mendekati wilayah pesisir negara bagian Carolina Utara dan Carolina Selatan.

Baca juga: Ancaman Badai Florence, 1 Juta Penduduk AS Diminta Segera Mengungsi

"Puerto Rico sebenarnya merupakan salah satu yang paling sulit karena wilayahnya adalah pulau. Jadi Anda tidak bisa berkendara, semuanya harus menggunakan kapal," katanya di Gedung Putih.

"Penanganan Puerto Rico adalah salah satu pekerjaan terbaik yang pernah dilakukan," ucapnya.

Hampir 3.000 orang diyakini tewas akibat Badai Maria di Puerto Rico. Ke depan, wilayah itu juga berpotensi akan menghadapi Badai Isaac.

Terkait persiapan menangani Badai Florence, Trump menginstruksikan agar semua penduduk yang bakal terdampak segera mengungsi.

"Jika kalian diminta untuk mengungsi, silakan lakukan itu," ucapnya, seperti diwartakan AFP.

"Ini akan menjadi badai yang jauh lebih besar dari yang kita pernah saksikan sebelumnya, mungkin dalam beberapa dekade terakhir.

Pada hari sebelumnya, Trump telah menyetujui pengumuman darurat federal untuk negara bagian Carolina Utara dan Carolina Selatan.

Kemudian pada Selasa (11/9/2018), Trump mengeluarkan keadaan darurat serupa untuk negara bagian Virginia.

Baca juga: Laporan Terbaru Klaim Badai Maria di Puerto Rico Renggut 2.975 Jiwa

"Untuk warga yang luar biasa dari Carolina Utara, Carolina Selatan dan seluruh Pantai Timur, badai terlihat sangat buruk," kicaunya di Twitter.

"Mohon semua lakukan tindakan pencegahan yang diperlukan. Kami sudah mulai mengerahkan aset untuk menanggapi badai, dan kami ada di sini untuk Anda," imbuhunya.

Badai Florence diperkirakan akan mencapai daratan di Carolina pada Kamis (14/9/2018).



Sumber CNBC,AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X