Ancaman Badai Florence, 1 Juta Penduduk AS Diminta Segera Mengungsi

Kompas.com - 12/09/2018, 07:55 WIB
Citra satelit NOAA / RAMMB ini diambil pada pukul 11:45 UTC pada Senin (10/9/2018), menunjukkan Badai Florence di lepas pantai timur Amerika Serikat di Samudra Atlantik. (AFP) Citra satelit NOAA / RAMMB ini diambil pada pukul 11:45 UTC pada Senin (10/9/2018), menunjukkan Badai Florence di lepas pantai timur Amerika Serikat di Samudra Atlantik. (AFP)

CHARLESTON, KOMPAS.com - Otoritas Amerika Serikat mengeluarkan peringatan badai kategori 4 pada Selasa (11/9/2018). Sebagai informasi, setiap badai kategori 3, 4 atau 5 diklasifikasikan sebagai badai besar.

Lebih dari 1 juta penduduk harus menghadapi pilihan antara tinggal di rumah menghadapi terjangan badai, atau berjibaku dengan lalu lintas yang padat untuk berkendara guna menyelamatkan diri.

CNN mewartakan, badai Florence berpeluang memiliki kecepatan angin tinggi ditambah curah hujan lebat sehingga dapat menyebabkan kerusakan besar di sebagian wilayah AS bagian tenggara dan Atlantik tengah.
 

Meski perintah evakuasi diwajibkan bagi penduduk pesisir Carolina Utara, Carolina Selatan, dan Virginia, masih banyak penduduk yang belum memutuskan untuk pergi.

Tim Terman dan istrinya tinggal di Southport, dekat Bald Head Island, Carolina Utara, belum juga meninggalkan kediamannya.


"Begitu Anda pergi, bakal sulit kembali untuk memeriksa kerusakan," katanya.

Terman mengatakan, istrinya sudah memiliki rencana mengungsi. Sementara, dia akan mengambil keputusan terakhirnya pada Rabu (12/9/2018).

Hingga Selasa pukul 17.00 waktu setempat, Pusat Badai Nasional mengeluarkan peringatan badai di wilayah pesisir Selatan dan Carolina Utara karena badai berkecepatan 225 km/jam makin mendekat ke arah pantai.

"Badai ini merupakan monster. Besar dan ganas," kata Gubernur Carolina Utara Roy Cooper, seperti dikutip dari USA Today.

"Ini bukan badai yang harus dihadapi masyarakat. Ini merupakan badai bersejarah yang mungkin berlangsung sekali seumur hidup," ucapnya.

Baca juga: Kaca Kokpit Retak Dihantam Badai, Tianjing Airlines Mendarat Darurat

Melansir AFP, Gubernur Carolina Selatan Hery McMaster sebelumnya telah memerintahkan evakuasi wajib bagi penduduk.

Sekolah di 26 dari 46 county negara bagian telah diinstruksikan untuk tutup.

Di Virginia, 245.000 penduduk pesisir diminta segera mengungsi termasuk warga dari Pesisir Timur, dan destinasi wisata pantai populer lainnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X