Pria di India Bawa Bungkusan Berisi Kepala Sang Istri ke Kantor Polisi

Kompas.com - 11/09/2018, 23:30 WIB
Satish, pria asal India yang mengaku membunuh serta memenggal istrinya karena selingkuh. Dia ditahan setelah menyerahkan diri ke kantor polisi. NDTVSatish, pria asal India yang mengaku membunuh serta memenggal istrinya karena selingkuh. Dia ditahan setelah menyerahkan diri ke kantor polisi.

CHIKMANGALUR, KOMPAS.com — Seorang pria di India ditahan setelah mendatangi kantor polisi dengan membawa potongan kepala istrinya dan sebilah parang di masing-masing tangannya.

Insiden mengejutkan itu terjadi di Chikmangalur, Karnataka, India, pada Minggu (9/9/2018) malam, saat seorang pria berusia 30-an datang ke kantor polisi setempat dengan membawa bungkusan berwarna hitam.

Melansir dari NDTV, pria yang diidentifikasi bernama Satish itu mengendarai sepeda motor dari rumahnya yang berjarak 20 kilometer dari kantor polisi untuk menyerahkan diri.

Dia mengaku telah membunuh dan memenggal kepala istrinya. Dia pun menunjukkan bungkusan berisi potongan kepala sang istri dan sebilah parang yang digunakannya sebagai barang bukti.


Baca juga: Demi Bersama Pria Lain, Seorang Istri Penggal Suaminya

Tindakan Satish sontak mengejutkan para petugas yang tengah berjaga di kantor polisi tersebut. Petugas pun berupaya menenangkan Satish yang masih tampak emosi.

Menurut polisi, Satish telah menikah dengan sang istri, Roopa, selama sekitar sembilan tahun dan telah dikaruniai dua anak.

Satish menuduh istrinya telah berselingkuh dengan buruh lokal. Satish mengatakan awalnya dia memaafkan perbuatan sang istri yang telah mengkhianati pernikahan mereka.

Namun, setelahnya, sang istri masih menemui kekasihnya dan Satish memergoki keduanya sedang bersama pada Minggu malam. Hal tersebut membuatnya marah dan insiden pembunuhan itu terjadi.

Satish menyerang keduanya dengan parang, tetapi pria kekasih gelap sang istri dapat melarikan diri.

Setelah menyadari perbuatannya, Satish langsung membungkus kepala sang istri dan membawanya ke kantor polisi untuk menyerahkan diri.

Kepada polisi, Satish mengaku tidak menyesali perbuatannya dan justru menyesal karena tidak sempat membunuh kekasih gelap istrinya.

Setelah mendengarkan keterangannya, polisi menahan Satish untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Penggal Istri dan Dua Anjingnya, Pria AS Dihukum 29 Tahun Penjara

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber NDTV
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Gelapkan Uang Restoran demi Putrinya yang Sakit, Pria Singapura Dihukum Penjara

Internasional
Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Tantang Petarung MMA, Ahli Wing Chun Ini KO dalam 72 Detik

Internasional
Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Terungkap, Selir Raja Thailand Dicopot karena Ingin Seperti Permaisuri

Internasional
Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Dianggap Tak Setia, Selir Raja Thailand Dicopot

Internasional
Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Cegah Mencontek, Sekolah di India Pakaikan Muridnya Kardus di Kepala Saat Ujian

Internasional
Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X