Kelompok Bersenjata Serang Penjara di Brasil, 92 Napi Kabur

Kompas.com - 11/09/2018, 11:33 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

SAO PAULO, KOMPAS.com - Sekelompok orang dengan senjata api dilaporkan menyerang penjara dengan level keamanan tinggi di timur laut Brasil.

AFP melaporkan Senin (10/9/2018), dari keterangan polisi, serangan tersebut dilakukan sekitar 20 orang yang menumpang empat mobil.

Kelompok bersenjata itu menyerang menara pengawas Penjara Romeu Goncalves Abrantes, dan menghancurkan pintu gerbang menggunakan bom.

Baca juga: Sepanjang Tahun Lalu 63.380 Orang Dibunuh di Brasil

Romeu Goncalves Abrantes merupakan fasilitas penjara berpenghuni 680 napi di Joao Pessoa, ibu kota Negara Bagian Paraiba.

Akibat serangan itu, seorang polisi tewas setelah sempat dirawat di rumah sakit. Sedangkan 92 orang narapidana kabur.

Sekretariat penjara Kolonel Sergio Fonseca de Souza mengatakan, pada tengah hari waktu setempat, aparat berhasil menangkap 41 dari 92 napi tersebut.

Nyaris setengah dari napi itu mampu diamankan setelah kepolisian memutuskan menutup seluruh tempat umum di Joao Pessoa.

"Tujuan kelompok itu adalah membebaskan tiga pelaku penyerangan bersenjata yang ditahan pada tahun lalu," ulas De Souza.

Brasil merupakan negara dengan jumlah populasi napi terbesar ketiga di dunia. Menurut data statistik Juni 2016, ada 726.712 orang.

Angka itu melebihi kapasitas penjara yang bisa menampung 368.049 napi. "Seluruh Brasil mengalami situasi ini," kata polisi militer Kolonel Euller Chaves.

Selain kelebihan penghuni, penjara di Negeri "Samba" sering dilaporkan harus menghadapi kekerasan antar-geng, hingga percobaan kabur.

Baca juga: 99 Tahanan Buron Setelah Kerusuhan Mematikan di Penjara Brasil



Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X