Kompas.com - 10/09/2018, 18:39 WIB

SINGAPURA, KOMPAS.com - Pengadilan Singapura memerintahkan pengembalian dana yang berkaitan dengan skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Kabar tersebut disampaikan firma hukum berbasis di Singapura, Tan Rajah and Cheah, seperti dilansir AFP Senin (10/9/2018).

Baca juga: Terkait Skandal 1MDB, Malaysia Berupaya Sita Jet Pribadi di Singapura

Dalam keterangan resminya, firma itu berujar Pengadilan Negeri Singapura memerintahkan pengembalian sebesar 15,3 juta dolar Singapura, atau Rp 164,8 miliar.

"Dana tersebut ditransfer ke rekening pemulihan di Kuala Lumpur. Sementara proses pemulihan aset yang melanggar hukum masih dilakukan," kata firma Tan Rajah and Cheah.

Di bawah Perdana Menteri Mahathir Mohamad, Malaysia menggelar investigasi atas tudahan 1MDB yang melibatkan Najib Razak.

Agustus lalu, sebuah yacht bernilai 250 juta dolar AS, sekitar Rp 3,7 triliun, milik pengusaha bernama Jho Low menggunakan uang 1MDB dikembalikan oleh Indonesia.

Pemerintahan Mahathir juga mencari jet bernilai 35 juta dolar AS, sekitar Rp 519,8 miliar, yang dimiliki Low. Kepolisian Singapura menyatakan jet itu ada di wilayah mereka.

Singapura merupakan satu dari AS dan Swiss yang menggelar penyelidikan sendiri terkait skandal penggelapan 4,5 miliar dolar AS, atau Rp 66,8 triliun, itu.

Di 2016, otoritas Singapura menyatakan berhasil menyita 240 juta dolar Singapura, atau Rp 2,5 triliun, dari rekening bank maupun properti yang diduga berhubungan dengan 1MDB.

Skandal itu membuat Najib kalah dari Mahathir, yang notabene adalah mentor politiknya, pada pemilihan umum 9 Mei lalu.

Sejak kekalahan di pemilu, Najib ditahan dan mendapat dakwaan terkait skandal tersebut. Namun, dia bersikukuh tak bersalah.

Baca juga: Yacht Mewah Terkait Skandal 1MDB Tidak Jadi Dipamerkan ke Publik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.