China Desak Korut Patuhi Perjanjian Singapura yang Dibuat dengan AS

Kompas.com - 10/09/2018, 14:11 WIB
Tank Tentara Rakyat Korea (KPA) berbaris dalam parade militer yang digelar dalam rangka peringatan 70 tahun berdirinya Korea Utara di Alun-alun Kim Il Sung, Pyongyang, Minggu (9/9/2018). AFP / ED JONESTank Tentara Rakyat Korea (KPA) berbaris dalam parade militer yang digelar dalam rangka peringatan 70 tahun berdirinya Korea Utara di Alun-alun Kim Il Sung, Pyongyang, Minggu (9/9/2018).

PYONGYANG, KOMPAS.com - Legislator top China meminta Korea Utara segera mengimplementasikan perjanjian dengan Amerika Serikat ( AS) di Singapura.

Li Zhanshu dikirim Presiden Xi Jinping untuk menghadiri parade militer peringatan 70 tahun berdirinya Korut di Pyongyang, Minggu (9/9/2018).

Li adalah satu dari tujuh anggota Komite Politbiro Utama Partai Komunis China (CPC), dewan tertinggi yang berkuasa di Negeri "Panda" itu.

Baca juga: Korea Utara Gelar Parade Militer Tanpa Rudal Balistik

Pada 12 Juni di Hotel Capella Singapura, Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korut Kim Jong Un yang menghasilkan beberapa kesepakatan.

Salah satu isi kesepakatannya antara lain komitmen negeri komunis itu melucuti program senjata nuklir di Semenanjung Korea.

Dilansir Xinhua via AFP Senin (10/9/2018), Li menyatakan pemerintah China sangat berkomitmen terhadap denuklirisasi.

"Kami sangat menghargai upaya yang dilakukan Republik Demokratik Rakyat Korea (nama resmi Korut) dalam menciptakan perdamaian dan stabilitas kawasan," ujar Li.

Dia melanjutkan dengan menyuarakan harapan agar baik pemerintah Korut maupun AS sama-sama menghormati hasil kesepakatan Singapura.

Lebih lanjut, Li melanjutkan dia membawa surat dari Presiden Xi kepada Kim bahwa CPC dengan teguh berusaha memelihara hubungan China-Korut.

Pasca-pertemuan bersejarah itu, kemajuan proses pelucutan senjata nuklir maupun rudal balistik Korut dilaporkan begitu sedikit.

Trump menuduh hambatan tersebut dikarenakan China, yang merupakan sekutu utama Korut, sengaja membuat rumit relasi AS-Korut.

Namun pada peringatan 70 tahun, Korut tidak menyertakan rudal balistik antar-benua (ICBM) yang menuai apresiasi dari Trump.

Baca juga: Trump Senang Korea Utara Tak Pamer Rudal Balistik di Parade Militer



Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X