Bantah Tulis Artikel Dongkel Trump, Wapres AS Siap Jalani Tes Kebohongan

Kompas.com - 10/09/2018, 09:47 WIB
Wakil Presiden AS Mike Pence tidak akan diterima di Palestina menyusul pengakuan AS terhadap Yerusalem.TIMOTHY A. CLARY / AFP Wakil Presiden AS Mike Pence tidak akan diterima di Palestina menyusul pengakuan AS terhadap Yerusalem.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com — Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence bersedia menjalani tes kebohongan untuk membuktikan dirinya bukan penulis artikel kontroversial di New York Times.

Artikel opini yang anonim itu menyebut adanya rencana pejabat Gedung Putih untuk mendongkel Presiden AS Donald Trump dari jabatannya.

"Siapa pun yang menulis editorial itu, dan narasi yang muncul dari beberapa tulisan lain baru-baru ini, tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di Gedung Putih," katanya di acara "Face the Nation" saluran CBS.

Baca juga: Wapres Mike Pence Diduga Penulis Artikel Kontroversial Turunkan Trump


Diwartakan USA Today pada Minggu (9/9/2018), Pence kembali menegaskan pernyataan tersebut di Fox News Sunday.

"Saya setuju untuk melakukannya dan akan tunduk pada tinjauan apa pun (oleh) pemerintahan," ucapnya.

Dia juga menyanggah tulisan opini di New York Times yang berisi mengenai sejumlah pejabat pemerintahan yang sedang berupaya melengserkan Trump melalui Amandemen 25.

Sebagai informasi, Amandemen 25 merupakan mekanisme hukum untuk menunjuk kepala negara jika presiden dinonaktifkan atau wafat.

Amandemen ini merumuskan praktik historis bagi wapres untuk secara permanen mengambil alih jika presiden meninggal atau mengundurkan diri.

Namun, Pence mengaku tidak pernah terlibat dalam perbincangan untuk menurunkan Trump dengan Amandemen 25.

"Tidak. Tidak pernah. Dan kenapa, kenapa kami harus melakukannya," ucap Pence.

Baca juga: Trump Minta Identitas Penulis Artikel Kontroversial Segera Diungkap

Pence yakin anggota stafnya tidak ada hubungannya dengan penulis opini di New York Times.

"Saya 100 persen yakin bahwa tidak seorang pun di staf wakil presiden terlibat dalam editorial anonim ini," kata Pence.

Sementara itu, Trump meminta agar otoritas melakukan penyelidikan atas artikel tersebut.

Dia memerintahkan Jaksa Agung Heff Sessions untuk menggelar investigasi, termasuk kemungkinan penulis memiliki izin keamanan tingkat tinggi.



Terkini Lainnya

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Istana Filipina: Dirumorkan Masuk Rumah Sakit, Duterte Tertawa

Internasional
Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Fakta Unik Pilot Pionir Charles Lindbergh, Aksi Akrobat hingga Bayinya Diculik

Internasional
Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Mahathir: Saya Ucapkan Selamat kepada Bapak Jokowi atas Kemenangan sebagai Presiden Republik Indonesia

Internasional
Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Setelah Capai Puncak, Pemanjat Menara Eiffel Ditangkap 6 Jam Kemudian

Internasional
Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Bayar Orang untuk Serang Kekasih Ratu Kecantikan, Pengusaha Singapura Dibui

Internasional
Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Kalah Pemilu, Partai Buruh Australia Langsung Suksesi Kepemimpinan

Internasional
Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Usai Diperkosa Beramai-ramai, Perempuan Ini Disiram Cairan Asam

Internasional
Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Saat Kampanye, Pidato Trump Berulang Kali Dihentikan Fans yang Pingsan

Internasional
Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Saudi Klaim Pemberontak Houthi Kirim Misil ke Mekah

Internasional
Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Seorang Bayi Berusia Sehari Tertinggal di Dalam Taksi

Internasional
Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Filipina Berencana Kembali Larang Warganya Bekerja di Kuwait

Internasional
Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Internasional
Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Pendiri Huawei: AS Meremehkan Kekuatan Kami

Internasional
Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Pelaku Bom Bunuh Diri Sri Lanka Pakai Peledak yang Disukai ISIS

Internasional
Saat Kampanye, Pemimpin Partai Brexit di Inggris Dilempari 'Milkshake'

Saat Kampanye, Pemimpin Partai Brexit di Inggris Dilempari "Milkshake"

Internasional

Close Ads X