Trump Minta Opini Kontroversial untuk Lengserkan Dirinya Diselidiki

Kompas.com - 08/09/2018, 11:03 WIB
Donald Trump berbicara mengenai reformasi panjak di St Charles Convetion Center pada Rabu (29/11/2017), di Missouri, Amerika Serikat. (AFP/Whitney Curtis)
Donald Trump berbicara mengenai reformasi panjak di St Charles Convetion Center pada Rabu (29/11/2017), di Missouri, Amerika Serikat. (AFP/Whitney Curtis)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta diadakannya penyelidikan atas artikel yang menyebut adanya rencana memakzulkan dirinya.

Diwartakan Sky News Jumat (7/9/2018), dia berkata sudah memerintahkan Jaksa Agung Jeff Sessions untuk menggelar investigasi.

"Kami bakal fokus kepada apa yang dia punya, apa yang sudah dia berikan, maupun di mana dia saat ini," ujar presiden 72 tahun itu.

Baca juga: Trump Minta Identitas Penulis Artikel Kontroversial Segera Diungkap


Termasuk mempertimbangkan kemungkinan bahwa si penulis artikel di New York Times tersebut mempunyai izin keamanan tingkat tinggi.

Trump melanjutkan, dia juga sedang menimbang langkah untuk mengambil jalur hukum kepada The Times yang sudah merilis artikel itu.

Isu mengenai adanya usaha untuk menyingkirkan Trump dari kekuasaan mendapat perhatian dari pendahulunya, Barack Obama.

Dalam pidatonya di Universitas Illinois, mantan presiden yang berkuasa pada 2009-2017 itu berujar bahwa saat ini AS dalam masa sulit.

Dia menjadikan opini itu sebagai motivasi para pendukung Partai Demokrat guna membuat perubahan pada pemilu legislatif 6 November nanti.

"Dalam dua bulan ke depan, kita mempunyai peluang untuk mengembalikan beberapa 'kewarasan' dalam politik negeri ini," kata Obama.

Mantan presiden berusia 57 tahun itu sebelumnya berusaha menahan diri untuk tidak melakukan kritik terbuka kepada penerusnya itu.

Namun, dalam pidatonya, Obama menyebut Trump adalah "gejala", bukan "penyebab" atas masalah yang terjadi di AS.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X