Kompas.com - 07/09/2018, 21:46 WIB
Presiden AS Donald J. Trump tersenyum saat pidato kenegaraan di majelis Dewan Perwakilan Rakyat AS, di Washington DC, Selasa (30/1/2018). (AFP/Win McNamee) WIN MCNAMEEPresiden AS Donald J. Trump tersenyum saat pidato kenegaraan di majelis Dewan Perwakilan Rakyat AS, di Washington DC, Selasa (30/1/2018). (AFP/Win McNamee)

BILLINGS, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menuai reaksi negatif dari pengguna media sosial, setelah dia mengklaim akan dikenang seperti mantan Presiden AS Abraham Lincoln.

Trump kembali mengecam soal fake news atau berita palsu yang selama ini mengarah kepadanya.

"Anda tahu ketika Abraham Lincoln membuat Gettysburg Address? Pidato yang bagus, tapi Anda tahu dia diejek?" ucap Trump dalam pidatonya di Billings, Montana, pada Kamis (6/8/2018).

Baca juga: Trump Sebut Pertemuan dengan Putin Merupakan yang Paling Berkesan

Komentar Trump merujuk pada pidato terkenal Presiden ke-16 AS itu saat Perang Sipil, 1836.

"Dan dia dikecam oleh pemberitaan palsu. Mereka punya berita palsu saat itu. Mereka mengatakan, itu merupakan pidato yang buruk dan mengerikan," ujar Trump.

"50 tahun setelah kematiannya, mereka bilang itu adalah pidato terhebat yang pernah dibuat di Amerika," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya punya firasat yang akan terjadi dengan kita. Dengan cara yang berbeda, tapi itu akan terjadi pada kita," imbuhnya.

Sebagai informasi, Lincoln menyampaikan pidato Gettysburg di medan perang, berbulan-bulan setelah pasukan Union mengalagkan pasukan Konfederasi di Pertempuran Gettysburg.

Pidato sepanjang 272 kata itu sekarang dikenal sebagai pidato paling terkenal dalam sejarah AS.

Dalam pidato tersbeut, Lincoln mengutip prinsip kesetaraan manusia yang dijamin oleh Deklarasi Kemerdekaan.

Baca juga: Trump Minta Identitas Penulis Artikel Kontroversial Segera Diungkap

Dia menjelaskan bahwa Perang Saudara merupakan perjuangan yang akan membawa kesetaraan sejati bagi semua rakyat Amerika.

Namun, membandingkan diri dengan Lincoln justru membuat Trump mendapat serangan dari pengguna Twitter.

"Jangan lupa Abraham Lincoln bilang Trump merupakan presiden terbaik yang pernah ada, dengan peringkat tertinggi," ejek seorang pengguna Twitter, Glandon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.