Turki Tawarkan Evakuasi bagi Pemberontak Keluar dari Idlib

Kompas.com - 07/09/2018, 16:39 WIB
Dari kiri ke kanan. Presiden Iran Hassan Rouhani, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Rusia Vladimir Putin. AFP/SPUTNIK/DON EMMERT, Matt Dunham, Mikhail KLIMENTYEVDari kiri ke kanan. Presiden Iran Hassan Rouhani, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

TEHERAN, KOMPAS.com - Turki, Iran, dan Rusia menggelar pertemuan di Teheran untuk mencari solusi atas konflik yang terjadi di Suriah.

Hassan Rouhani (Iran), Vladimir Putin (Rusia), dan Recep Tayyip Erdogan (Turki) bakal bertemu untuk mencari solusi atas konflik yang terjadi selama tujuh tahun itu.

Diwartakan Hurriyet Kamis (6/9/2018), di tengah pertemuan trilateral, ketiga negara juga menyempatkan menggelar pertemuan bilateral.

Baca juga: Rusia: Kami akan Terus Membunuh Teroris di Suriah


Idlib bakal menjadi agenda utama pertemuan itu. Sebabnya, pasukan pemerintah Suriah bersiap untuk melancarkan serangan ke basis terakhir pemberontak di sana.

Militer Presiden Bashar al-Assad itu, disokong Rusia dan Iran, mulai mengintensifkan pergerakan untuk merebut provinsi di barat Suriah itu.

Turki menyoroti bahwa penyerangan yang dilakukan bisa menjadi pembantaian jika gagal memisahkan mana pemberontak dan rakyat sipil.

Karena itu, mereka menawarkan tim intelijen gabungan untuk mengidentifikasi siapa saja anggota kelompok pemberontak.

Selain itu, harian Turki Daily Sabah seperti dikutip AFP melaporkan, Ankara menawarkan kepada pemberontak evakuasi keluar dari Idlib.

Ke-12 kelompok, termasuk Hayat Tahrir al-Sham, bakal diminta untuk meletakkan senjata jika ingin dievakuasi.

Mereka bakal dilindungi selama perjalanan menuju daerah penyangga yang berada di bawah pengawasan oposisi moderat.

Di sana, mereka bakal diminta menyerahkan senjata kepada pemberontak yang bernaung di bawah pemerintah Turki.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Hurriyet,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Berusia 34 Tahun, Wanita asal Finlandia Ini Bakal Jadi Perdana Menteri Termuda di Dunia

Internasional
Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Reformasi Arab Saudi: Cabut Aturan Pemisahan Pria dan Wanita hingga Izinkan Turis Tak Menikah Menginap Bareng

Internasional
Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Gunung Meletus di Pulau Selandia Baru, 5 Orang Tewas

Internasional
Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Arab Saudi Cabut Aturan Memisahkan Pria dan Wanita di Restoran

Internasional
Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Tentara Arab Saudi Menonton Video Penembakan Massal Sebelum Menyerang Pangkalan AL AS

Internasional
Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Kebakaran di Pabrik yang Diduga Ilegal di India, 43 Orang Tewas

Internasional
Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Jelang Peringatan 6 Bulan Demo, Ratusan Ribu Orang Padati Jalanan Hong Kong

Internasional
Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Korea Utara Gelar Uji Coba, Trump: Kim Jong Un Bisa Kehilangan Semuanya

Internasional
Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Ditanya Apakah Benci Trump, Ketua DPR AS: Saya Mendoakannya Setiap Hari

Internasional
Korea Utara Klaim Gelar Tes yang 'Sangat Penting'

Korea Utara Klaim Gelar Tes yang "Sangat Penting"

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

[POPULER INTERNASIONAL] Kalimat Terakhir Gadis Dibakar Hidup-hidup | Pria di China Gores Mobil BMW

Internasional
'Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati'

"Saya Tak Ingin Mati, Saya Ingin Melihat Mereka Dihukum Mati"

Internasional
Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Beredar Foto Tentara Arab Saudi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola

Internasional
Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Trump Tak Akan Masukkan Kartel Narkoba Meksiko sebagai Teroris

Internasional
Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Dibakar Hidup-hidup oleh Si Pemerkosa, Gadis 23 Tahun di India Tewas

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X