Seorang Senator Usulkan Amandemen Ke-25 untuk Lengserkan Trump

Kompas.com - 07/09/2018, 07:02 WIB
Senator AS Elizabeth Warren.AFP/WIN MCNAMEE Senator AS Elizabeth Warren.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Senator Elizabeth Warren, Kamis (6/9/2018), mengatakan, sudah tiba saatnya  mengusulkan amandemen konstitusi untuk melengserkan Presiden Donald Trump.

Pemakzulan ini, lanjut Elizabeth, bisa dilakukan jika para pejabat tinggi pemerintah yakin Trump tak mampu lagi menjalankan tugasnya.

Lebih jauh Elizabeth Warren, yang berpotensi menjadi kandidat presiden pada 2020, memperingatkan, para pejabat senior sebenarnya sudah memperingatkan masalah di tubuh kepresidenan tetapi tidak mengambil langkah konstitusional.

Baca juga: Wapres AS Bantah Jadi Penulis Rencana Memakzulkan Trump


"Krisis macam apa lagi yang akan kita hadapi jika para pejabat senior yakin presiden tak mampu lagi bekerja tetapi menolak menggunakan cara yang sudah disediakan konstitusi?" ujar Elizabeth.
 
Politisi dari Partai Demokrat itu menyampaikan komentarnya menyusul sebuah tajuk rencana yang ditulis seorang pejabat senior pemerintahan Trump.

Dalam tajuk rencana tersebut sang pejabat yang tak disebutkan namanya itu menyampaikan keprihatinannya terkait perilaku dan moral Presiden Trump.

Artikel yang dimuat harian The New York Times menggambarkan adanya gerakan perlawanan di dalam Gedung Putih demi mencegah Trump membuat keputusan  yang ceroboh.

"Jika para pejabat senior berpendapat presiden tidak lagi mampu menjalankan tugasnya, maka mereka harus mengusulkan penggunaan amandemen ke-25," kata Elizabeth kepada CNN.

Pasal 4 dalam Amandemen ke-25 Konstitusi AS mengizinkan wakil presiden dan anggota kabinet menyurati Kongres jika mereka yakin presiden sudah tak lagi mampu bekerja.

Jika kondisi ini terjadi, wakil presiden akan menjadi pelaksana tugas presiden dan akan menjadi presiden permanen jika Kongres sepakat bahwa presiden memang tak mampu lagi menjalankan tugasnya.

Amandemen ke-25 yang  diratifikasi pada 1967 ini juga memungkinkan penyerahan kekuasaan sementara jika presiden tak bisa bekerja karena sesuatu hal misalnya menjalani pembedahan.

Hal semacam ini pernah terjadi pada 2002 ketika George W Bush menjalani operasi kolonoskopi.

Baca juga: Staf Gedung Putih Sebut Ada Rencana Menyingkirkan Presiden Trump

Tajuk rencana di New York Times itu terbit di hari yang sama ketika cuplikan buku karya jurnalis kawakan Bob Woodward dipublikasikan.

Dalam buku barunya ini, Woodward menggambarkan bagaimana para pejabat Gedung Putih menyingkirkan berbagai dokumen penting dari meja kerja Trump demi mencegah dia membuat keputusan buruk.


Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X