Calon Presiden Brasil Jair Bolsonaro Ditikam saat Kampanye

Kompas.com - 07/09/2018, 03:42 WIB
Kandidat Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, saat kampanye di Distrik Ceilandia di Brasilia, Brasil, Rabu (5/9/2018). AFP PHOTO/EVARISTO SAKandidat Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, saat kampanye di Distrik Ceilandia di Brasilia, Brasil, Rabu (5/9/2018).

BRASIL, KOMPAS.com—Kandidat Presiden Brasil yang diunggulkan sejumlah jajak pendapat, Jair Bolsonaro, mengalami insiden penikaman di tengah keramaian, Kamis (6/9/2018) petang waktu setempat atau Jumat (8/9/2018) dini hari WIB.

Seperti terlihat dalam video yang diunggah pemilik akun Twitter @zonegif, Bolsonaro terkena tikaman di perut kanannya. Insiden ini terjadi di tengah kegiatan kampanyenya menjelang pemilu yang dijadwalkan berlangsung bulan depan. 

Kabar mengenai penikaman ini diunggah pula oleh anak Bolsonaro, Flavio Bolsonaro, lewat akun terverifikasi di Twitter @FlavioBolsonaro.

Terjemahan bebas dari unggahan Flavio tersebut adalah, "Jair Bolsonaro diserang di pinggir kota Juiz de Fora, luka tikam di perut. Syukurlah, hanya luka di permukaan dan dia baik-baik saja. Saya meminta Anda mendoakan kami!"

Juiz de Fora merupakan kota di wilayah Minas Gerais di kawasan selatan Brasil, berjarak sekitar 186 kilometer di utara Rio de Janeiro, berdasarkan perhitungan jarak di aplikasi Google Maps.

Brasil dijadwalkan menggelar Pemilu Presiden pada 7 Oktober 2018. Bolsonaro merupakan kandidat yang saat ini unggul di jajak pendapat, antara lain seperti kumpulan hasil survei yang dilansir BNP Paribas dengan sumber data dari Datafolha, CNT/MDA, dan Ipespe (XP Investments).

Dukungan untuk Bolsonaro diperkirakan hanya kalah dari Lula da Silva, mantan presiden yang sedianya akan berlaga dalam pemilu mendatang. Namun, Lula pada April 2018 dijatuhi hukuman penjara 12 tahun oleh pengadilan dalam perkara korupsi.

globalmarkets.bnpparibas.com Jajak Pendapat Kandidat untuk Pemilu Presiden Brasil 2018

Pemilu Brasil mendapat cukup banyak sorotan, baik dari sisi politik maupun ekonomi. Dinamika politik dan ekonomi di negara ini rentan berdampak pada negara-negara di sekitarnya bahkan dunia.

Dari sisi politik, Pemilu Brasil memunculkan kandidat yang sama-sama menjadi sorotan. Lula karena kasus korupsi, misalnya, sementara Bolsonaro juga dianggap bakal mengembalikan Brasil ke rezim militeristik.

Di sektor ekonomi, Brasil pernah digadang-gadang menjadi salah satu negara berkembang yang bakal melejit bersama India, China, Afrika Selatan, dan Rusia, sampai muncul terminologi BRICS.

Namun, korupsi dan dinamika politik justru menyeret negara ini pada gonjang-ganjing ekonomi dan dampaknya dikhawatirkan menjalar ke negara-negara lain.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X