Tembak Mati Beruang di Hari Ulang Tahun, Gubernur Ini Dikecam

Kompas.com - 06/09/2018, 14:59 WIB
Gubernur Region Irkutsk, Rusia, Sergey Levchenko (tengah) ketika berhasil menembak seekor beruang yang sedang hibernasi. Levchenko menuai kecaman karena menembak beruang di dalam sarangnya. East2West News via Daily MirrorGubernur Region Irkutsk, Rusia, Sergey Levchenko (tengah) ketika berhasil menembak seekor beruang yang sedang hibernasi. Levchenko menuai kecaman karena menembak beruang di dalam sarangnya.

MOSKWA, KOMPAS.com - Seorang gubernur di kawasan tambang emas di Siberia, Rusia, menuai kecaman karena menembak mati seekor beruang yang sedang hibernasi.

Dilaporkan Daily Mirror Rabu (5/9/2018), Sergey Levchenko, Gubernur Region Irkutsk, melakukan perburuan sebagai perayaan ulang tahunnya.

Dalam video yang beredar, Levchenko menembak beruang cokelat itu tepat di titik butanya menggunakan senapan yang dilaporkan didapat sebagai hadiah ulang tahun.

Baca juga: Serangan Beruang Kutub di Kanada Tewaskan Seorang Pemburu

"Itu ada kepalanya. Tembak beruang itu tepat di kepalanya," kata seseorang yang ikut dalam perburuan itu menyarankan Levchenko.

Beruang yang sudah mati itu kemudian ditarik keluar dari sarangnya. Peserta perburuan lain bertanya apakah Levchenko sudah mendapatkan yang dia inginkan.

Dalam video yang beredar itu disertakan juga kritik dalam bahasa Rusia berbunyi seekor beruang yang sedang tidur tepat di titik butanya.

"Setiap pemburu yang mempunyai empati di dalamnya bisa menilai apa yang sedang terjadi di sana," demikian bunyi kritik tersebut.

Netizen di YouTube menghujat Levchenko dengan menjulukinya sebagai gubernur keji serta seorang penyiksa binatang.

Di Rusia, terdapat larangan untuk memburu beruang di November, dan ilegal untuk menembak mereka ketika sedang hibernasi.

Para pelanggar bisa dikenai hukuman penjara hingga lima tahun. Aparat kepolisian didesak untuk melakukan pengusutan apakah Levchenko melakukan pelanggaran.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X