Kompas.com - 06/09/2018, 13:09 WIB
Presiden AS, Donald Trump. WIN MCNAMEE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP Presiden AS, Donald Trump.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Para pejabat top di Gedung Putih dilaporkan melaksanakan pencarian terhadap staf yang menyebut adanya rencana melengserkan Presiden Donald Trump.

New York Post memberitakan Rabu (5/9/2018), para pejabat itu membatalkan rapat, dan menggelar pertemuan tertutup.

Washington Post melaporkan, mereka menyusun puluhan teori dan nama yang mereka anggap sebagai pengkhianat tersebut.

Baca juga: Staf Gedung Putih Sebut Ada Rencana Menyingkirkan Presiden Trump

Nama Wakil Presiden Mike Pence dikabarkan menjadi sorotan setelah staf anonim itu mencantumkan kata lodestar.

Lodestar, atau Bintang Utara (bintang yang sering dijadikan patokan), merupakan kata yang sering digunakan Pence setiap berpidato.

Salah satu pejabat berujar kemungkinan pelaku hanya sekadar mencari sensasi dengan membiarkan dirinya ditangkap dan diumumkan ke publik.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Pembangunan dan Permukiman Region II Lynne Patton menulis di Instagram-nya bahwa kekacauan itu bakal segera teratasi.

"Sulit membayangkan si pelaku bisa lolos dari dinding Gedung Putih. Kami mengetahui mereka semua," kata Patton.

Sebelumnya, seorang yang mengaku staf Gedung Putih menulis opini di New York Times bahwa terdapat usaha untuk menyingkirkan Trump.

Sebabnya, Trump dianggap menimbulkan risiko bagi Amerika Serikat (AS). Apalagi setelah dia mulai menjalin hubungan dengan Rusia dan Korea Utara.

Terdapat kasak-kusuk yang beredar di kalangan pejabat Gedung Putih untuk mengaktifkan Amandemen ke-25.

Amandemen tersebut memberikan kewenangan kepada Pence dan sejumlah menteri untuk mencopot presiden 72 tahun itu dari jabatannya.

Pernyataan si staf anonim itu keluar sehari setelah rilis buku karangan jurnalis Bob Woodward, Fear: Trump in the White House.

"Kami sudah ikut tenggelam bersama Trump, dan membiarkan segala perbuatan sopan kami tercerabut," kata staf anonim itu.

Baca juga: Selain Ingin Bunuh Presiden Suriah, Buku Terbaru Ungkap Rahasia Trump



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X