Kompas.com - 05/09/2018, 23:54 WIB

KABUL, KOMPAS.com - Setidaknya 16 orang dilaporkan tewas akibat dua ledakan bom yang terjadi di sebuah klub gulat di Kabul, Afghanistan, Rabu (5/9/2018).

Laporan kepolisian menyebutkan, sebanyak 60 orang lainnya turut mengalami luka-luka, termasuk empat wartawan.

Antara kedua ledakan terdapat jeda waktu sekitar satu jam dengan ledakan pertama berasal dari pembom bunuh diri yang meledakkan dirinya di dalam gedung olahraga.

Satu jam berselang, sebuah mobil penuh muatan bahan peledak diledakkan saat para jurnalis dan pasukan keamanan berkumpul di lokasi ledakan pertama.

Menurut media NAI dilansir AFP, setidaknya empat wartawan terdampak ledakan kedua. Sementara, Tolo News mengkonfirmasi dua wartawan mereka termasuk dalam korban tewas.

Baca juga: Seorang Pria Berupaya Meledakkan Bom di Luar Kedubes AS di Mesir

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas kedua ledakan tersebut, namun kelompok ISIS dikatakan sering menargetkan komunitas Syiah minoritas Afghanistan.

Juru bicara departemen kesehatan Wahid Majroh mengkonfirmasi, sedikitnya 16 orang tewas dan 60 lainnya luka-luka.

Serangan terhadap kelompok Syiah di Kabul terakhir kali terjadi pada 15 Agustus ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan diri di sebuah pusat pendidikan.

ISIS mengklaim serangan yang menewaskan puluhan siswa tersebut, yang mengundang kecaman internasional dan datang di tengah gelombang kekerasan mematikan di seluruh negeri.

Sebagian besar korban merupakan siswa yang tengah belajar untuk ujian masuk perguruan tinggi.

Serangan tersebut berlanjut sehari kemudian yang menargetkan pusat pelatihan intelijen di Kabul.

Warga sipil telah lama menanggung beban kekerasan di Afghanistan, terutama di ibu kota Kabul, dan menjadi target kelompok militan Taliban dan kelompok teroris ISIS.

Baca juga: Lembaga Pendidikan di Kabul Diguncang Bom Bunuh Diri, 37 Orang Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.