Wali Kota di Filipina Incaran Duterte Ditembak Mati di Kantornya

Kompas.com - 05/09/2018, 15:19 WIB
Ilustrasi penembakan Ilustrasi penembakan

MANILA, KOMPAS.com - Seorang wali kota di Filipina yang masuk daftar incaran Presiden Rodrigo Duterte dilaporkan tewas ditembak di kantornya.

Dilansir AFP Rabu (5/9/2018), Wali Kota Ronda Mariano Blanco ditembak orang tak dikenal pada tengah malam.

Inspektur Senior Jayr Palcon berkata dari keterangan saksi mata, empat orang pelaku keluar dari van putih dan masuk ke aula kantor.

Baca juga: Seorang Wali Kota di Filipina Tewas Ditembak dalam Upacara Bendera


" Wali kota berada di sana dan saat itu sedang tertidur. Kami masih belum tahu mengapa dia masih berada di kantornya selarut itu," kata Palcon.

Blanco dinyatakan tewas ketika dirawat di rumah sakit. Palcon menuturkan penyelidikan untuk mengungkap motif pelaku tengah dilakukan.

Dia menjelaskan, nama wali kota 59 tahun itu masuk ke dalam daftar Duterte berisi nama pejabat yang terlibat dalam peredaran narkoba.

Pembunuhan Blanco terjadi hampir setahun setelah Komisi Nasional Polisi melakukan pengawasan karena dia dianggap melakukan aktivitas perdagangan narkoba ilegal.

Blanco merupakan korban terbaru pembunuhan terhadap pejabat publik yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Sebelumnya di Juli, Wali Kota Tanauan Antonio Halili tewas ditembak sniper ketika melangsungkan upacara bendera.

Keponakan Blanco sekaligus wakil wali kota Jonah John Ungab dibunuh di Februari setelah menghadiri sidang dengar pendapat.

Blanco, Halili, maupun Ungab masuk di antara enam wali kota atau wakil wali kota yang dibunuh sejak Mei.

Sejak perang melawan narkoba dikumandangkan Duterte di 2016, polisi menyebut 4.410 pengguna maupun pengedar narkoba tewas terkena timah panas.

Kelompok HAM menyebut jumlah korban tewas tiga kali lipat lebih banyak dari yang dilaporkan aparat penegak hukum.

Sebabnya, polisi maupun kelompok hakim jalanan dilaporkan membunuh orang meski korban tidak terlibat dalam kasus narkoba.

Baca juga: Lagi, Wali Kota di Filipina Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Duterte Minta Terapkan Lagi Hukuman Mati bagi Pengedar Narkoba dan Perampok

Internasional
Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Intelijen Iran: CIA Sudah 2 Kali Kalah Telak

Internasional
India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

India Luncurkan Roket Chandrayaan-2 untuk Misi Pendaratan di Bulan

Internasional
Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Versi Iran, Begini Cara CIA Rekrut Agen Rahasia dan Menyusup ke Negaranya

Internasional
Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Bocah 13 Tahun di China Ketahuan Menerbangkan 2 Pesawat Sendirian

Internasional
China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

China Sebut Unjuk Rasa di Hong Kong Dilakukan Perusuh dan Tak Bisa Ditoleransi

Internasional
Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Menhan Inggris Sebut Jumlah Kapal Perang Mereka Tak Cukup di Tengah Ketegangan dengan Iran

Internasional
Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan 'Negara Asing'

Iran Ungkap Jaringan Mata-mata CIA Berkat Bantuan "Negara Asing"

Internasional
Close Ads X